NEWS
Avatar
×

Sebarkan artikel ini

Foto//Mahasiswa Univsm

 

Balangan. Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) terus memantau pergerakan mahasiswanya yang tengah melakukan aksi pengabdian di wilayah terdampak banjir, khususnya di pelosok Tebing Tinggi dan Halong. Rektor UNISM, Abdul Hamid, S.Kom., M.M., M.Kom. menyampaikan pesan mendalam dan harapan besar bagi para mahasiswa yang kini menjadi garda terdepan kampus di tengah masyarakat.

​Di tengah kondisi sulit akibat banjir, mahasiswa UNIVSM tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga misi pendidikan dan pendampingan psikis.

Hamid berharap kehadiran mahasiswa, Secara khusus, Rektor menaruh harapan besar pada Rico, mahasiswa PGSD yang mengabdi di SD Raranum, Desa Kaitan, serta Bunawar, mahasiswa Hukum di Desa Binuang Santang. Mengingat keduanya adalah putra daerah, Rektor berharap mereka menjadi pionir perubahan.

​”Harapan kami, mahasiswa seperti Bunawar mampu menjadi pembela dan pemberi literasi hukum bagi masyarakat adat setempat. Begitu juga Rico di bidang pendidikan. Mereka harus menjadi jawaban atas kesulitan warga,” tegas Rektor.

​”Mereka adalah putra daerah. Harapan besar kami, setelah kegiatan ini, mereka tetap menjadi pendidik dan pemberi edukasi hukum bagi warga setempat. Kami ingin mereka menjadi solusi jangka panjang nantinya,” tambah Rektor.

Senada dengan visi Rektor, Ketua BEM UNIVSM, Abdullah, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata dedikasi mahasiswa terhadap masyarakat. Di bawah arahannya, BEM memprakarsai pergerakan ini agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga peka terhadap realitas sosial.

​”Kegiatan ini diprakarsai oleh BEM atas arahan dan dukungan pihak Kampus. Kami memastikan rekan-rekan mahasiswa, seperti Rico dan Bunawar, berada di garda terdepan untuk membantu warga,” kata Abdullah.

​Abdullah menambahkan bahwa fokus BEM saat ini adalah memastikan program pengabdian di lapangan berjalan aman dan berkelanjutan.

“Intinya adalah bagaimana kampus mau mengabdikan diri. Kami dipercayakan untuk meneruskan arahan ini agar bantuan yang diberikan, baik edukasi maupun bantuan fisik, benar-benar menyentuh masyarakat yang selama ini sulit dijangkau,” Tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

BREAKING NEWS: KPK Lagi Gelar OTT di Hulu…

NEWS

​TNI-Polri di Halong Kompak! “Ops Lilin Intan 2025″…

NEWS

Lentera di Balik Lumpur Banjir : Kisah Guru…

​Sabu “Nempel” di Lampu Motor, Dua Pemuda di Balangan Tak Berkutik Disergap Polisi! ​Balangan. (KATAKUNCI) – Nyali dua pemuda berinisial ITAM dan DAYAT menciut seketika. Niat mereka untuk kembali menikmati “serbuk kristal” haram harus kandas di tangan Sat Resnarkoba Polres Balangan pada Senin (23/02/2026) sore. ​Melalui gebrakan Operasi SIKAT INTAN 2026, polisi berhasil membongkar modus licik pelaku yang menyembunyikan narkotika jenis sabu di bagian tak terduga pada kendaraan mereka. ​Drama penangkapan ini bermula dari “nyanyian” warga yang resah dengan aktivitas kedua pelaku. Tim Sat Resnarkoba pun langsung bergerak melakukan profiling mendalam. ​Sekitar pukul 15.00 WITA, petugas mendapati target sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy di kawasan Kelurahan Batupiring. Saat mereka terlihat lengah dan menepi di pinggir jalan, petugas langsung melakukan penyergapan kilat. ​Kapolres Balangan, AKBP Yulianor Abdi melalu Kasi Humas AKP Ahmad Wiyono Djati menyampaikan Awalnya, pelaku mencoba bersikap tenang. Namun, ketelitian petugas membuahkan hasil. Dalam penggeledahan yang mendetail, polisi menemukan barang bukti yang disembunyikan dengan rapi: ​Satu paket sabu ditemukan dalam kondisi dilakban rapat pada kap depan motor, tepat di bawah lampu utama. ​Satu unit motor Honda Scoopy hitam dengan nomor polisi DA 2615 YR turut disita sebagai sarana kejahatan. ​ ​Saat diinterogasi di tempat, ITAM dan DAYAT tak bisa mengelak lagi. Mereka mengakui bahwa sabu tersebut adalah milik mereka yang rencananya akan digunakan kembali. ​”Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkoba di wilayah Balangan. Operasi Sikat Intan 2026 ini adalah bukti komitmen kami untuk menyapu bersih peredaran gelap narkotika,” tegasnya ​Kini, kedua pemuda tersebut harus mendekam di sel tahanan Mapolres Balangan. Polisi pun tengah melakukan pengembangan untuk melacak siapa “pemain besar” di balik pasokan sabu yang dikonsumsi kedua pelaku.*
NEWS

4