Barabai (KATAKUNCI) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk box terjadi di Tikungan Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Sabtu (17/10/2026).
Peristiwa sekitar pukul 10.30 WITA itu melibatkan sepeda motor Yamaha Mio Gear bernomor polisi DA 5955 FB dan truk box pengangkut barang minimarket bernomor polisi S 8618 WN.
Kanit Gakkum Satlantas Polres HST, Aiptu Robinson H. Marpaung, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa insiden itu melibatkan dua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.
“Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Mio Gear bernomor polisi DA 5955 FB dengan truk box bernomor polisi S 8618 WN,” ujar Robinson.
Berdasarkan kronologi awal, sepeda motor yang dikendarai M. Dirly Farezi, warga Amuntai, melaju dari arah Amuntai menuju Pantai Hambawang. Sementara itu, truk box yang dikemudikan Abdul Haris Lubis, warga Banjarmasin, bergerak menuju arah Amuntai.
Saat tiba di tikungan tajam, sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga melebar ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, truk box melintas dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan tersebut menyebabkan sepeda motor masuk ke kolong truk box. Kejadian itu juga terlihat dalam rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.
Meski tabrakan melibatkan kendaraan besar, pengendara sepeda motor dilaporkan tidak mengalami luka serius berdasarkan informasi awal. Namun, kondisi medis korban tetap mengacu pada hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.
Setelah kejadian, relawan segera mengevakuasi M. Dirly Farezi ke RSUD H. Damanhuri Barabai untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Robinson menyampaikan bahwa penanganan terhadap korban menjadi langkah awal setelah kecelakaan terjadi. Adapun penyebab pasti insiden tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban telah dievakuasi oleh relawan ke RSUD H. Damanhuri Barabai untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Kecelakaan di Tikungan Pemangkih menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi tikungan tajam yang memiliki jarak pandang terbatas.
Pengendara diimbau mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan, menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya, serta memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti tabrakan belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.











