Barabai (KATAKUNCI) – Kegiatan Car Free Day (CFD) berasal dari bahasa Inggris yang artinya hari bebas kendaraan bermotor biasanya identik dengan orang-orang yang berkegiatan olahraga di satu lingkup tempat seperti di lapangan.
Namun di kota Barabai tepatnya di Alun-alun kota seputaran Taman Dwi Warna Barabai, CFD tidak hanya digunakan untuk berkegiatan olahraga tetapi juga digunakan buat kulineran, serta wadah tempat berkumpul bersama keluarga.
Setiap satu kali dalam Minggu sekali CFD ini diadakan. Minggu pagi sekitar pukul 06.30 suasana sudah mulai ramai dengan pengunjung yang datang dan juga pelaku usaha yang bersiap menggelar dagangannya.
Awalnya CFD penuh dengan kegiatan olahraga, ada yang melakukan senam, joging, hingga bersepeda.
Namun saat ini, CFD malah banyak diisi oleh para pedagang kaki lima, sehingga menjadi tempat wisata kuliner yang buka setiap Minggu.
Salah satu pengunjung, Rahmani rela datang dari Kecamatan Batang Alai Utara hanya untuk berolahraga sambil kulineran di Taman Dwi Warna tersebut.
“CFD ini saya nilai sangat positif, setelah berolahraga seperti lari-lari kecil perut terasa kosong, langsung kita bisa kulineran” ujarnya saat ditemui KATAKUNCI di Barabai, Minggu (14/9) pagi.
Dia berharap kepada pemerintah daerah untuk tetap komitmen terhadap kegiatan seperti ini.
“Walaupun satu Minggu sekali, tapi ini mantap ,sih” tutupnya.
Sementara itu pedagang kaki lima Khairatun penjual kue donat ini mengaku bersukur dengan adanya CFD, terlebih dirinya hanya seorang pedagang rumahan yang setiap harinya (kecuali hari Minggu) berjualan hanya mengandalkan media sosial (berjualan secara online).
“Dengan adanya CFD ini utamanya omset meningkat daripada saya jualan online, karena kita tau sendiri kalau jualan online tidak seramai di CFD” ujarnya.
Perlu diketahui, CFD saat ini selain menjadi tampat berolahraga dan wisata kuliner, terdapat juga penampilan live musik di pinggir Taman Dwi Warna yang menemani para pengunjung dalam beraktivitas, selain itu di waktu tertentu CFD juga digunakan oleh beberapa instansi pemerintahan untuk memberikan pelayanan di hari libur.











