Balangan, (KATAKUNCI). – Langkah strategis pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Balangan periode 2025–2029 mendapat dukungan penuh dari lembaga legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Hafis Anshar, secara langsung menyampaikan apresiasi dan dukungan parlemen saat Rapat Musyawarah pembentukan FPRB yang diinisiasi oleh BPBD di Aula BKPSDM Balangan hari ini.
DPRD memandang FPRB sebagai wadah sinergi yang sangat krusial dalam upaya kolektif memitigasi dan mengurangi dampak bencana di Bumi Sanggam.
Dalam kesempatannya, Hafis Anshar menyampaikan bahwa inisiatif BPBD ini merupakan terobosan penting yang harus didukung.
“Kami dari DPRD Balangan sangat mengapresiasi langkah BPBD yang berinisiatif membentuk FPRB. Forum ini menjadi jantung sinergi antarlembaga dan masyarakat untuk bersama-sama mengurangi risiko bencana di Balangan,” ujar Hafis.
Politisi muda ini menekankan bahwa FPRB harus melampaui sekadar fungsi formal. Harapan besar parlemen adalah agar forum ini mampu menerjemahkan tujuan mulia tersebut menjadi aksi nyata.
DPRD juga menyoroti pentingnya prinsip gotong royong, mendesak semua pihak—mulai dari pemerintah desa, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat umum—agar terlibat aktif.
“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat. Harapan kami, FPRB dapat menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bencana di Balangan,” tutup Hafis.
DPRD berharap dengan berdirinya FPRB, sistem penanggulangan bencana di Balangan akan menjadi lebih terkoordinasi, partisipatif, dan tanggap, mewujudkan visi Kabupaten Balangan yang benar-benar tangguh bencana. Adv











