Barabai, ( KATAKUNCI ) – Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan “Keselamatan Intan-2026” digelar untuk memastikan kesiapan penegakan hukum dan sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan lalu lintas jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Polres Hulu Sungai Tengah pada Senin pagi (2/2/2026), dipimpin langsung oleh Wakapolres HST Kompol Maturidi. Acara ini menjadi momentum awal pelaksanaan operasi yang akan menyebar ke seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan perhatian khusus pada kawasan yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud nyata kesiapan Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh pemangku kepentingan dalam rangka melaksanakan operasi keselamatan lalu lintas secara terencana, terkoordinasi, dan terpadu.” Ucap Wakapolres membacakan amanat Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan.
Selain itu, ia menambahkan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, “Saya berharap soliditas yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan demi menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.”
Perkembangan sektor transportasi di Kalimantan Selatan menunjukkan pertumbuhan yang pesat seiring dengan mobilitas masyarakat yang meningkat. Kondisi ini berdampak pada lonjakan jumlah kendaraan bermotor, sementara pembangunan infrastruktur jalan belum mampu mengimbangi penuh. Akibatnya, permasalahan seperti kepadatan lalu lintas dan kurangnya disiplin berkembang menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.
Kecelakaan lalu lintas merupakan fenomena yang membawa kerugian besar bagi masyarakat, baik dari sisi nyawa maupun materi. Data Ditlantas Polda Kalimantan Selatan mencatat penurunan kasus pada tahun 2025 dibandingkan 2024: dari 941 menjadi 871 kasus. Korban meninggal dunia juga turun signifikan dari 387 menjadi 257 orang, meskipun korban luka berat sedikit naik dari 132 menjadi 139 orang. Hal ini menjadi dasar untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan edukasi kepada publik.
Operasi “Keselamatan Intan-2026” akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 dengan tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, serta Selamat Menjelang Perayaan Idul Fitri 2026”. Pelaksanaan dilakukan secara serentak di seluruh jajaran Polda Kalimantan Selatan, dengan fokus pada pendekatan preventif dan preemtif yang didukung oleh penegakan hukum yang profesional.
Petugas yang bertugas di lapangan diberikan pedoman khusus untuk menjalankan tugas. Mereka diwajibkan menggunakan pendekatan humanis dan edukatif, menjadikan masyarakat sebagai mitra dalam menciptakan lalu lintas yang tertib. Penegakan hukum akan menggunakan tilang ETLE dan blangko teguran, serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak citra institusi kepolisian. Pemanfaatan teknologi dan data juga menjadi kunci agar kegiatan berjalan efektif dan akuntabel.
Keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada kinerja Polri, melainkan juga kolaborasi erat dengan berbagai pihak termasuk TNI, pemerintah daerah, dinas perhubungan, Jasa Raharja, dan tenaga medis. Sinergi ini diharapkan dapat membangun upaya keselamatan lalu lintas yang menyeluruh dan berkelanjutan. Selain itu, masyarakat diundang untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai budaya hidup, dengan menerapkan protokol dasar seperti penggunaan helm dan patuhan terhadap rambu lalu lintas.
Acara apel dihadiri oleh berbagai tokoh serta pejabat daerah, antara lain Sekretaris Daerah HST, Anggota DPRD HST, dan perwakilan dari instansi terkait. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat jelang musim mudik tahun ini.











