BeritaHUKUMHULU SUNGAI TENGAH

Api memakan tiga rumah di Hulu Sungai Tengah, belasan jiwa terdampak

Avatar
×

Api memakan tiga rumah di Hulu Sungai Tengah, belasan jiwa terdampak

Sebarkan artikel ini

Barabai (KATAKUNCI) – Api membakar tiga rumah penduduk di desa Tabudarat Hilir, kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menimpa 13 jiwa namun tidak seorang pun mengalami luka atau cedera.

Kronologi kejadian memulai pukul 00.35 WITA pada hari Rabu (11/2/2026), ketika malam sunyi desa terpecah oleh nyala merah yang membara dari salah satu rumah kayu.

Api melompat cepat ke dua bangunan tetangga, menghancurkan dua unit secara total sementara yang satunya hanya tersisa sebagian dengan kerusakan hingga 3 persen.

Bunyi tangisan dan teriakan warga segera menarik perhatian relawan di lokasi. Bersama BPBD, aparat desa, dan warga sekitar, mereka langsung membentuk garis pertahanan untuk menghentikan penyebaran api dan menyelamatkan apa yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon mengungkapkan pihaknya turut merasakan kesedihan yang dialami oleh warga terdampak.

Petugas kepolisian segera membangun zona pengamanan di sekitar titik kejadian, mengamankan setiap sudut untuk memastikan penyelidikan berjalan lancar.

Beberapa barang berharga seperti dokumen penting dan perlengkapan dasar berhasil dievakuasi sebelum api menutupi seluruh area.

“Kami juga akan melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut,” tambahnya.

Tim forensik kini sedang menyelidiki setiap jejak di lokasi, mulai dari instalasi listrik hingga sisa bahan bakar yang mungkin menjadi pemicu.

Keluarga Rahmanudin dengan empat anggota, Siti Mariam seorang diri, serta keluarga Damayanti yang beranggotakan delapan jiwa kini menjadi fokus pendataan. Data mereka tercatat lengkap dan aman, menjadi landasan untuk proses bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah dan pihak swasta.

BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah tengah menyusun paket bantuan darurat, mulai dari makanan siap saji, pakaian hangat, hingga tempat tinggal sementara.

Masyarakat lokal juga telah mengumpulkan uang dan barang untuk meringankan beban korban yang kini harus memulai hidup dari awal.

Petugas keamanan mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya tersembunyi yang bisa memicu kebakaran. Periksa saluran listrik secara berkala, jauhkan sumber nyala dari bahan mudah terbakar, dan siapkan alat pemadam kecil di setiap rumah.

Semoga kekuatan datang bagi mereka yang kini menghadapi masa sulit ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *