Barabai (KATAKUNCI) – Sebuah rumah permanen di Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, dilalap api yang menghanguskan seluruh isi bangunan namun berhasil diredam sebelum merambat ke bangunan lain.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis pagi, (9/4/2026), tepatnya di wilayah Kembang Melur RT 06 RW 03. Warga sekitar yang menyadari adanya asap tebal segera bergerak cepat untuk membantu penanganan awal.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah milik almarhum Yayan yang saat ini ditempati oleh anaknya, Ferdi, beserta keluarga. Beruntung konstruksi bangunan yang terbuat dari beton kokoh bertindak sebagai sekat alami sehingga api tidak menjalar ke rumah tetangga.
Meskipun struktur dinding masih berdiri tegak, bagian atap dan seluruh perabotan di dalamnya hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya barang elektronik dan perabot rumah tangga yang ikut termakan api.
Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Hal ini lantaran pada saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena keluarga pemilik sedang bermukim di wilayah Kelurahan Barabai Darat.
Menurut keterangan Ketua RT setempat, Ipul, api terlihat muncul secara tiba-tiba dari bagian tengah bangunan. Posisi rumahnya yang berseberangan memungkinkannya melihat langsung arah asal mula kebakaran tersebut.
“Api kemungkinan berasal dari bagian tengah rumah tersebut, kebetulan rumah saya berseberangan jadi sempat melihat api keluar dari mana,” ungkapnya.
Kondisi semakin terkendali setelah kedatangan puluhan unit mobil pemadam dari Organisasi Kebakaran Balakar 654 Murakata. Ratusan relawan juga turun tangan membantu proses pemadaman agar api tidak kembali membesar.
Sampai saat ini, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek atau konsleting listrik. Dugaan ini diperkuat karena tidak ada aktivitas pembakaran atau penggunaan api terbuka di dalam rumah sebelum kejadian.











