Barabai (KATAKUNCI) – Bawaslu Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengadakan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kejaksaan Negeri setempat yang baru menjabat, guna mempererat kerja sama dan konsistensi dalam menjaga demokrasi daerah.
Kegiatan tersebut dilangsungkan di kantor Kejari HST, Senin (11/05/2026), dengan suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif antar kedua lembaga.
Rombongan Bawaslu dipimpin langsung oleh Ketua Nurul Huda, didampingi dua anggotanya yaitu Muhammad Taupik Rahman dan Hairul, untuk menyampaikan maksud dan tujuan pertemuan.
Menurut Nurul, pertemuan ini menjadi langkah penting dalam menjaga hubungan baik yang sudah terjalin erat, terutama saat pelaksanaan Pemilu sebelumnya di mana kedua pihak bekerja sama dalam wadah Sentra Penegakan Hukum Terpadu.
“Silaturahmi ini sebagai bentuk konsolidasi demokrasi sekaligus memperkuat sinergitas antar lembaga yang selama terjalin dengan baik antara Bawaslu dengan Kejaksaan yang saat Pemilu beberapa waktu yang lalu tergabung dalam Sentra Gakkumdu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meski belum memasuki tahapan pemilihan, pihaknya tetap aktif melaksanakan tugas pengawasan secara rutin dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Salah satu fokus utama saat ini adalah pemutakhiran data pemilih yang diperbarui setiap tiga bulan, lengkap dengan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan keakuratan data yang dimiliki.
Selain itu, Bawaslu juga memantau proses pembaruan data keanggotaan dan administrasi partai politik yang dilakukan setiap enam bulan sekali agar tetap sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pihaknya juga tengah membuka kesempatan bagi warga untuk bergabung dalam program Pendidikan Pengawas Partisipatif, yang akan melibatkan masyarakat secara langsung dalam mengawasi tahapan demokrasi mendatang.
Kepala Kejari HST, Aditya Rakatama yang hadir bersama Kasi Intelijen Andris Budianto dan Kasi Pidum Adi Suparna, menyambut baik kunjungan tersebut dan berjanji menjaga kerja sama yang telah ada.
“Kami juga mengapresiasi peran Bawaslu saat Pemilu dan Pilkada sebelumnya, karena di HST berjalan dengan aman dan kondusif,” kata Aditya.
Ia menilai, sinergitas lintas lembaga yang melibatkan kejaksaan, kepolisian, dan TNI terbukti efektif menangani setiap pelanggaran yang terjadi, sehingga tidak menimbulkan konflik di masyarakat.
Ke depannya, kedua lembaga sepakat untuk terus berkomunikasi dan saling mendukung demi terciptanya pelaksanaan demokrasi yang jujur, adil dan tertib di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.











