BeritaHULU SUNGAI UTARA

SENANDU, Inovasi Puskesmas Sungai Turak Buka Ruang Pengaduan Digital untuk Perkuat Layanan Posyandu 6 SPM

Avatar
×

SENANDU, Inovasi Puskesmas Sungai Turak Buka Ruang Pengaduan Digital untuk Perkuat Layanan Posyandu 6 SPM

Sebarkan artikel ini

Amuntai (KATAKUNCI) – Masyarakat kini memiliki ruang yang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun keluhan terkait pelayanan Posyandu.

Melalui inovasi SENANDU (Sistem Layanan Pengaduan Posyandu 6 SPM), UPT Puskesmas Sungai Turak menghadirkan sistem pengaduan berbasis digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan secara lebih praktis.

SENANDU dikembangkan oleh inovator Ani Lydia, SKM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses perbaikan pelayanan kesehatan.

Masyarakat dapat mengakses SENANDU dengan memindai barcode yang disediakan pada media informasi pelayanan. Selain itu, masyarakat juga dapat mengaksesnya secara langsung melalui website SENANDU.

Melalui sistem tersebut, masyarakat didorong aktif memberikan masukan terhadap pelayanan Posyandu 6 SPM

“Kami ingin masyarakat memiliki ruang yang mudah dan sederhana untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait pelayanan Posyandu. Setiap masukan dari masyarakat sangat penting karena dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan,” ujar Ani Lydia.

Menurutnya, pengaduan masyarakat tidak semata-mata dipandang sebagai keluhan, tetapi juga sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

“Harapannya, melalui SENANDU masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga ikut berperan dalam memberikan masukan. Dengan adanya komunikasi dua arah, kami dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan Posyandu,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, SENANDU juga diperkuat melalui kerja sama dan koordinasi dengan Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan Posyandu sebagai wadah pelayanan kepada masyarakat.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk mendapatkan masukan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan Posyandu.

Melalui keterlibatan Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten, pemerintah daerah dan unsur terkait dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai masukan masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan Posyandu di lapangan.

“SENANDU tidak dapat berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi, termasuk dengan Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten, pemerintah desa, kader, dan lintas sektor lainnya. Dengan kolaborasi ini, setiap masukan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan bersama untuk melakukan perbaikan pelayanan,” ungkap Ani Lydia.

Penerapan SENANDU tidak hanya menjadi tanggung jawab Puskesmas. Keberhasilannya membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari kader Posyandu, pemerintah desa, Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten, hingga lintas sektor terkait.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat diterima, dikaji, serta ditindaklanjuti secara tepat sesuai kewenangan masing-masing.

Dengan cakupan pelayanan yang menjangkau Posyandu di wilayah kerja UPT Puskesmas Sungai Turak, SENANDU diharapkan menjadi salah satu sarana untuk membangun budaya pelayanan yang lebih terbuka, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ke depan, pengembangan SENANDU diharapkan tidak hanya mempermudah penyampaian pengaduan, tetapi juga menghasilkan data dan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kualitas pelayanan Posyandu 6 SPM.

Melalui inovasi ini, UPT Puskesmas Sungai Turak berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dengan memanfaatkan teknologi digital dan membangun kolaborasi bersama berbagai pihak. (Arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *