BeritaHULU SUNGAI TENGAH

DLH HST Gerakkan Jumat Menabung Sampah, Dorong ASN Ubah Limbah Jadi Rupiah

Avatar
×

DLH HST Gerakkan Jumat Menabung Sampah, Dorong ASN Ubah Limbah Jadi Rupiah

Sebarkan artikel ini

Barabai (KATAKUNCI) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggerakkan program Jumat Menabung Sampah untuk membangun kebiasaan memilah sampah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Gerakan tersebut dilaksanakan pada Jumat (25/9/2026) dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh karyawan DLH HST. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut instruksi Bupati HST dalam meningkatkan pengelolaan sampah secara terpadu.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) DLH HST, Muhammad Fadillah, mengatakan gerakan tersebut merupakan langkah nyata untuk mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Melalui program ini, seluruh pegawai DLH HST didorong membawa sampah yang telah dipilah dari rumah masing-masing untuk ditabung di Bank Sampah Murakata.

Sampah yang terkumpul selanjutnya dikelola sesuai jenisnya agar memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi. Dengan demikian, sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai.

Fadillah menjelaskan, kebiasaan memilah sampah perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Selain mengurangi timbulan sampah, program Jumat Menabung Sampah juga menjadi sarana edukasi bagi pegawai mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Menurutnya, keterlibatan seluruh jajaran DLH menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama. Pegawai yang terbiasa memilah dan menabung sampah diharapkan dapat menerapkan kebiasaan serupa di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di HST agar turut menerapkan pengelolaan sampah di lingkungan kerja maupun rumah tangga.

Dengan keterlibatan berbagai perangkat daerah, upaya mengurangi sampah tidak hanya bergantung pada DLH, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan.

Fadillah menilai, pengelolaan sampah harus dilakukan secara berkelanjutan melalui perubahan perilaku masyarakat. Pemilahan sejak dari rumah menjadi salah satu langkah penting untuk memudahkan proses pengumpulan dan pengolahan.

Program Jumat Menabung Sampah juga membawa pesan bahwa sampah bukan sekadar persoalan kebersihan, melainkan memiliki potensi ekonomi apabila dikelola dengan tepat.

Melalui gerakan bertajuk Ubah Sampah Jadi Berkah, Ubah Sampah Jadi Rupiah, DLH HST ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang memberikan manfaat nyata.

Fadillah berharap, gerakan tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten dan menginspirasi lebih banyak perangkat daerah serta masyarakat untuk aktif memilah dan menabung sampah.

Dengan semakin luasnya partisipasi masyarakat, program ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bersih, sehat, serta memiliki sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *