Barabai ( KATAKUNCI ) – Suasana khidmat serta penuh kebahagiaan menghiasi prosesi akad nikah pasangan muda Nadea Rizky Ananda dan Rabby Al Adiyat.
Acara sakral berlangsung pada malam Selasa (10/3/2026) di kediaman KH. Muhammad Bakhiet, yang juga secara langsung memimpin prosesi akad. Undangan khusus diberikan kepada tokoh agama dan keluarga terdekat untuk menyaksikan momen penting tersebut.
Prosesi dihadiri oleh sejumlah habib, ulama, serta anggota keluarga besar dari kedua pihak mempelai. Setiap undangan datang dengan doa dan harapan terbaik untuk keberlangsungan rumah tangga yang akan dibangun.
Nadea Rizky Ananda adalah putri dari Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, beserta istri Deni Era Yulyantie. Pihak keluarga mempelai wanita telah menyiapkan segala sesuatunya dengan penuh perhatian dan cinta.
Sementara Rabby Al Adiyat merupakan anak dari pasangan Chandra Furqansyah dan Rusnani. Keluarga pria juga menunjukkan dedikasi penuh dalam menyongsong momen bahagia ini.
Setelah tahap akad nikah selesai terselesaikan dengan lancar, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi hantaran khas tradisional. Konvoi dari pihak keluarga mempelai pria bergerak menuju kediaman Bupati HST sebagai bagian dari adat yang dijunjung tinggi.
Hantaran yang disampaikan terdiri dari barang-barang penting yang melambangkan harapan akan kehidupan rumah tangga yang makmur dan penuh berkah. Setiap item diberikan dengan doa dan makna filosofis yang mendalam.
Momen pernikahan ini menjadi puncak kebahagiaan bagi kedua keluarga besar yang telah merencanakan acara ini dengan matang. Semua undangan turut merasakan kegembiraan dan memberikan dukungan penuh kepada pasangan baru.
“Kami berharap pasangan ini senantiasa diberikan keberkahan, kebahagiaan, serta keharmonisan dalam menjalani kehidupan berumah tangga,” ucap salah satu keluarga besar yang tidak ingin disebutkan namanya.
Para ulama yang hadir juga memberikan nasihat serta doa khusus agar pasangan tersebut mampu membangun rumah tangga yang kuat, saling menghargai, dan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.
“Rumah tangga yang baik adalah pondasi kuat bagi pembangunan masyarakat. Semoga kalian selalu menjaga tali silaturahmi dan menjalankan ajaran agama dengan baik,” tambah KH. Muhammad Bakhiet dalam nasehatnya.
Setelah rangkaian acara utama selesai, kedua mempelai akan melanjutkan masa baru mereka dengan menjalani kehidupan bersama. Keluarga dari kedua belah pihak siap memberikan dukungan serta bimbingan dalam setiap langkah perjalanan rumah tangganya.
Acara pernikahan yang diadakan dengan penuh kesederhanaan namun tetap meriah ini juga menjadi bukti bahwa hubungan keluarga dan nilai tradisi tetap menjadi bagian penting dalam perayaan momen berharga seperti ini.











