BALANGAN

Balangan “Anti-Gelap” 2026, Dari Terangnya Kota Hingga Listrik Surya di Jantung Pelosok

Avatar
×

Balangan “Anti-Gelap” 2026, Dari Terangnya Kota Hingga Listrik Surya di Jantung Pelosok

Sebarkan artikel ini

 

 

​Balangan. (KATAKUNCI) . – Kabupaten Balangan terus berbenah menuju masa depan yang lebih benderang. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), dua program primadona, Balangan Terang dan Desa Terang, dipastikan kembali tancap gas di sepanjang tahun 2026. Bukan sekadar soal estetika kota, langkah ini merupakan strategi besar untuk memacu ekonomi dan mempersempit ruang gerak kriminalitas.

​Kepala Dinas Perhubungan Balangan, Musa Abdullah, menegaskan bahwa perluasan jangkauan lampu jalan ini bukan tanpa alasan. Program ini adalah manifestasi nyata dari visi “Menata Kota Membangun Desa” yang diusung oleh Bupati Balangan, H. Abdul Hadi.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terfokus di pusat kota. Melalui Balangan Terang dan Desa Terang, kita menyatukan konektivitas cahaya dari jalan protokol hingga ke gang-gang kecil di pelosok desa,” ujar Musa, Rabu (25/2/2026).

​Dampak dari hadirnya Penerangan Jalan Umum (PJU) ternyata sangat terasa pada geliat ekonomi rakyat. Dengan jalanan yang terang UMKM & Ritel Hidup, Warung warga dan toko kelontong bisa buka lebih lama.

Kemudian, Mobilitas Barang, Distribusi hasil bumi dan jasa tidak lagi terhambat oleh gelapnya malam. Kehadiran cahaya meminimalisir niat pelaku kejahatan dan memaksimalkan fungsi pantauan CCTV secara real-time.

​Tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa bagi desa-desa terpencil. Dishub Balangan memberikan prioritas tinggi bagi daerah yang belum teraliri listrik PLN dan hanya bisa diakses menggunakan sepeda motor.

Target Wilayah Pemasangan PJU Tenaga Surya:

​Kecamatan Halong (Termasuk area Anak Desa yang terisolasi).

​Kecamatan Lampihong.

​Kecamatan Awayan.

​Kecamatan Tebing Tinggi.

“Tahun ini prioritas kami adalah daerah yang benar-benar gelap total (off-grid). Di beberapa anak desa di Halong, kami pasang PJU Tenaga Surya karena medan yang berat dan belum ada jaringan listrik,” tambah Musa.

​Selain tenaga surya, Dishub juga tetap memasang PJU Tiang Mandiri dan Konvensional di titik-titik strategis sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. Komitmen ini diharapkan mampu menghapus “titik buta” di Bumi Sanggam, sehingga warga tak lagi was-was saat melintasi jalur rawan di malam hari.

​Dengan komitmen ini, Balangan di tahun 2026 bukan lagi sekadar kabupaten di Kalimantan Selatan, melainkan wilayah yang berdenyut 24 jam dengan keamanan dan kenyamanan yang terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *