Balangan (KATAKUNCI) – Di balik deretan jas rapi dan ruang sidang yang khidmat di Gedung DPRD Kabupaten Balangan, terselip sebuah kisah yang melampaui sekat-sekat kelas sosial. Rabu (24/9/2025) lalu menjadi saksi sejarah baru saat Saiful Arif resmi mengucap sumpah sebagai Wakil Ketua II DPRD Balangan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Namun, bagi masyarakat yang mengenalnya sejak dulu, Saiful bukanlah sekadar politisi dengan gelar mentereng. Ia adalah potret nyata bahwa “mimpi tidak pernah memilih tempat untuk tumbuh.”
Jauh sebelum namanya tercatat dalam lembaran negara, tangan Saiful Arif akrab dengan panasnya uap dandang dan aroma saus. Ia adalah seorang pengusaha pentol. Meniti jalanan di Balangan, menjajakan dagangan , Saiful belajar satu hal yang tidak diajarkan di universitas mana pun, mendengar suara akar rumput.
”Perjalanan kariernya sangat inspiratif. Ini menunjukkan bahwa semangat dan komitmen tulus dapat membawa perubahan positif bagi siapa saja,” ujar salah satu rekan sejawatnya di DPRD.
Ketekunannya dalam berusaha membawa Saiful masuk ke dunia politik melalui Partai Demokrat. Ia membuktikan bahwa pengalaman hidup sebagai pelaku usaha kecil adalah modal terkuat untuk memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat.
Meski kini duduk di kursi pimpinan, Saiful tidak lupa dari mana ia berasal. Fokus utamanya sangat jelas: Ekonomi Kerakyatan. Baginya, UMKM bukan sekadar angka statistik, melainkan urat nadi kehidupan warga Balangan.
”Saya akan berupaya bekerja keras untuk memastikan UMKM di Balangan berkembang dan berdaya saing,” tegasnya
Dan “Saya percaya bahwa dengan kerja sama dan inovasi, kita bisa menciptakan peluang bagi para pelaku usaha lokal.”
Ia ingin para pedagang kecil di Balangan,rekan-rekan senasibnya dulu,memiliki payung hukum dan dukungan kebijakan yang kuat agar bisa naik kelas.
Penetapan Saiful Arif menggantikan almarhum Syamsudinor bukan sekadar pengisian jabatan yang kosong. Ini adalah pesan bagi pemuda dan seluruh warga Balangan bahwa dedikasi dan kejujuran dalam bekerja akan membuahkan hasil.
Saiful arif dengan harapan sederhana namun mendalam. Ia berharap dukungannya terhadap masyarakat bisa menjadi api semangat bagi orang lain untuk terus berjuang.
”Semoga perjuangan kita bersama membawa manfaat bagi Kabupaten Balangan dan seluruh warga,” pungkasnya dengan nada optimis.
Kini, tugas besar menanti di pundak sang mantan pedagang pentol tersebut. Dari balik meja pimpinan, publik menanti kebijakan-kebijakan segar yang lahir dari tangan dingin seorang pemimpin yang pernah merasakan kerasnya hidup di jalanan.











