TABALONG

Hangatnya Ramadhan di Tabalong, Kala Polisi dan Mahasiswa ‘Turun ke Jalan’ demi Kebaikan ​

Avatar
×

Hangatnya Ramadhan di Tabalong, Kala Polisi dan Mahasiswa ‘Turun ke Jalan’ demi Kebaikan ​

Sebarkan artikel ini

foto//Jajaran Sat Intelkam Polres Tabalong menggandeng koalisi organisasi mahasiswa/i BEM STIA Tabalong, DEMA STIT Syekh Muhammad Nafis, hingga HMI dan PMII Tabalong untuk membagikan paket takjil 

TABALONG. (KATAKUNCI). – Suasana sore di Jalan PHM Noor, tepatnya di depan Mapolres Tabalong, tampak berbeda pada Kamis (12/03/2026). Di bawah langit senja yang teduh, pemandangan unik terlihat saat seragam cokelat Polri bersatu padu dengan jaket almamater mahasiswa, bukan untuk aksi demonstrasi, melainkan untuk menebar kebaikan.

Jajaran Sat Intelkam Polres Tabalong menggandeng koalisi organisasi mahasiswa besar di Bumi Saraba Kawa mulai dari BEM STIA Tabalong, DEMA STIT Syekh Muhammad Nafis, hingga HMI dan PMII Tabalong untuk membagikan paket takjil gratis kepada warga dan pengendara yang melintas.

​Aksi ini dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Tabalong, AKP Asep Dedi Hermawan, S.E. Menurutnya, inisiatif ini muncul dari empati terhadap para pekerja dan pengendara yang seringkali masih tertahan di jalan saat azan magrib berkumandang.

​”Kami ingin memastikan masyarakat yang masih dalam perjalanan tetap bisa membatalkan puasa tepat waktu. Ini adalah wujud nyata bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sahabat di tengah ibadah mereka,” ujar AKP Asep di sela kegiatan.

​Kegiatan ini sekaligus mematahkan stigma kaku antara aparat dan mahasiswa. Kolaborasi ini menjadi simbol bahwa sinergi positif dapat tercipta saat semua pihak memiliki visi yang sama: pengabdian sosial.

Lebih dari sekadar berbagi makanan, langkah humanis ini diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara warga dan kepolisian. Dengan senyum dan sapaan ramah, Polres Tabalong berupaya terus meningkatkan kepercayaan publik sebagai institusi pelindung dan pengayom masyarakat.

​Satu per satu paket takjil berpindah tangan, disambut senyum syukur dari para pengendara yang melintas. Di sore itu, Tabalong tidak hanya dipenuhi oleh hiruk pikuk kendaraan, tetapi juga oleh semangat kebersamaan di bulan suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *