Balangan. (KATAKUNCI). — Babak baru pengembangan pendidikan vokasi di Kalimantan Selatan resmi dimulai.Politeknik Murakata (Polimu) mengumumkan kolaborasi strategis dengan Sapta Group dalam restrukturisasi manajemen kampus, dengan tujuan ambisius: menjadikan Polimu sebagai rujukan utama pendidikan vokasi di Banua 6 dan Kalsel.
Kesepakatan bersejarah ini terjalin dalam acara Perkenalan dan Audiensi Ketua Yayasan Baru yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan di Aula Kampus Polimu. Momen ini sekaligus menjadi penanda penyerahan mandat pengelolaan yayasan kepada Sapta Group.
Kolaborasi ini ditandai dengan perubahan susunan pengurus Yayasan Permata Ilmu Banua yang kini diisi oleh figur-figur dari Sapta Group
Struktur Kepengurusan Yayasan Baru
Pembina Yayasan: Eka Noresda
Anggota Pembina Yayasan: Muhammad Nor Al Abid
Ketua Yayasan: Slametno
Bendahara Yayasan: Muhammad Rifky Munandar
Ketua Yayasan yang baru, Dr. Slametno, S.Pd., S.Kom., M.M., menegaskan komitmen penuh Sapta Group untuk mentransformasi Polimu.
”Dengan diberinya kepercayaan dari Politeknik Murakata untuk kolaborasi manajemen kampus, Sapta Group akan berupaya bagaimana keberadaan Politeknik Murakata bisa menjadi rujukan pendidikan vokasi khususnya di Banua 6 dan Kalimantan Selatan pada umumnya,” ujar Slametno.
Kolaborasi ini akan difokuskan pada inovasi pengembangan kampus serta peningkatan kualitas kurikulum dan fasilitas untuk mencetak lulusan vokasi yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja. Seluruh pengurus Sapta Group, pejabat struktural Polimu, dosen, dan karyawan berkomitmen untuk menyukseskan visi ini.
Kesepakatan ini diharapkan membawa angin segar bagi dunia pendidikan tinggi vokasi di Kalimantan Selatan, menjadikan Polimu sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM berkualitas.*











