Foto//Sinergi TNI Polri bantu bersihkan Rumah warga dan Fasitilas umum Pasca Banjir dikecamatan Tebing Tinggi
Balangan. (KATAKUNCI). – Bagi warga Kecamatan Tebing Tinggi, Minggu (28/12/2025) seharusnya menjadi hari yang melelahkan. Di depan mata mereka, sisa banjir meninggalkan kado pahit, lumpur pekat yang mengunci pintu puskesmas, menodai lantai langgar, dan menyumbat saluran air hingga menebarkan aroma tak sedap.
Namun, beban berat di pundak warga seketika terasa ringan. Pagi itu, ratusan personel berseragam TNI dan Polri datang membawa semangat gotong royong, mengubah keputusasaan warga menjadi harapan.
Di Desa Sungsum, seorang warga tampak menyapu keringat saat melihat puluhan personel dari Polres Balangan, Brimobda, dan TNI Kodim 1001/HSU-Balangan terjun langsung ke selokan. Drainase yang mampet oleh sampah dan material banjir yang mustahil dibersihkan warga sendirian ,mulai mengalir lancar setelah dibersihkan petugas.
”Kalau tidak ada bapak-bapak ini, mungkin seminggu pun desa kami belum bersih. Kami sudah lelah mengurus rumah masing-masing, melihat mereka turun tangan membersihkan fasilitas umum rasanya sangat lega,” ujar Utih salah satu warga yang ikut memantau pembersihan.
Fasilitas kesehatan dan tempat ibadah menjadi prioritas utama. Warga mengaku sempat khawatir pelayanan kesehatan di Puskesmas Tebing Tinggi akan terganggu lama karena tumpukan lumpur. Namun, sinergi personel gabungan dari Yonif 621 HST dan Yon TP Kandangan yang bahu-membahu menyemprotkan air ke setiap sudut gedung, menghapus kekhawatiran itu.
Pemandangannya tak kalah mengharukan. Lantai tempat sujud yang semula tertutup kerak tanah, kini kembali bersih dan suci.
“Puskesmas dan langgar fasiltas pentng kami. Kalau keduanya bersih, kami merasa bisa cepat merasakan layanan kesehatan dan beribadah nyamab” ungkap Acil imur rumahnya juga dibantu dibersihkan oleh petugas.
Bagi masyarakat setempat, kehadiran Polri dan TNI bukan sekadar urusan teknis pembersihan. Ini adalah soal rasa aman. Saat melihat personel membantu menyemprot lantai rumah warga yang dipenuhi lumpur, ada rasa haru yang mendalam.
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi melalui Kabag Ops AKP Popo Hartopo, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian negara. Di mata warga, pesan itu sampai dengan sempurna.
”Kami melihat sendiri mereka tidak risih kotor-kotoran demi kami. Itu yang membuat kami semangat lagi untuk bangkit pascabanjir,” tambah warga lainnya.
Kini, seiring dengan surutnya air dan hilangnya lumpur dari fasilitas publik, denyut nadi kehidupan di Tebing Tinggi kembali berdetak. Sinergi TNI-Polri telah membuktikan bahwa di tengah bencana, warga tidak pernah berjalan sendiri.











