Barabai (KATAKUNCI) – Kericuhan sempat terjadi di kejuaraan Bola Voli Polres HST Cup 2025, pertandingan yang mempertemukan tim dari Yonif 621 Manuntung vs Polres Balangan tersebut terpaksa harus dihentikan beberapa menit, Jumat (10/10) malam.
Berawal dari keputusan wasit yang dianggap keliru atas keputusan yang diberikan, salah satu pendukung dari tim Polres Balangan langsung naik pitam.
Pendukung dari tim Yonif 621 Manuntung yang hampir keseluruhan merupakan anggota Yonif melakukan perlawanan terhadap salah satu pendukung dari Polres Balangan tersebut.
Kasat Lantas Polres Hulu Sungai Tengah (HST) yang juga sebagai Ketua panitia kejuaraan, Iptu Ahmad Junaidi, menyayangkan kejadian tersebut.
“Seharusnya ini tidak terjadi, nanti kedepannya instansi masing-masing akan dipandang masyarakat tidak baik,” ujarnya via telpon kepada katakuncinews.com Lebih lanjut, Junaidi menjelaskan bahwa pendukung Polres Balangan tersebut merupakan purnawirawan di kesatuan Yonif 621 Manuntung, dan salah satu pemain dari tim Polres Balangan merupakan keluarga dari orang tersebut.
“Orangnya memiliki tempramental yang tinggi sehingga tidak bisa menahan amarahnya,” jelasnya. Junaidi berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari, apalagi tim dari Yonif 621 Manuntung menang atas Polres Balangan dengan skor 3-2.
“Sudah saya bicarakan dengan perwiranya dan saya harap kejadian ini tidak terulang lagi,” imbuh Junaidi. Ia juga berpesan kepada pemain untuk memiliki mental kuat dan tidak mudah terprovokasi. “Bawa senyum saja, buktikan kalau ucapan, nyinyiran orang jangan sampai membuat mental menjadi down,” tutup Junaidi.