Pelaihari (KATAKUNCI) – Kinerja panitia penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII tahun 2025 Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut menuai sorotan, sejumlah kontingen mengeluhkan lambatnya pembaruan data perolehan medali yang ditampilkan pada situs resmi atau pusat informasi panitia.
Keluhan ini muncul di tengah persaingan ketat antar daerah dalam memperebutkan posisi puncak klasemen, para ofisial dan atlet merasa dirugikan karena informasi yang tersedia tidak mencerminkan hasil pertandingan terbaru.
“Kami sudah melaporkan perolehan jumlah medali dari cabang-cabang olahraga, namun hingga data di papan klasemen masih belum berubah dan sangat mengganggu psikologis atlet serta membuat kami kesulitan memantau posisi di klasemen,” ujar Panitia Kontingen Kabupaten Balangan Wahyudi di Pelaihari, Sabtu (1/11).
Wahyudi mengklaim Kabupaten Balangan sendiri data tanggal 1 November 2025 jam 08.00 wita, saat ini sudah mendapatkan lima medali emas, empat perak dan 14 perunggu. Namun didata website resmi panitia hanya empat emas, empat perak dan 13 perunggu yang jelas ada kekurangan data.
Kondisi ini menurut Wahyudi, dapat menimbulkan spekulasi dan ketidakpastian dikalangan para peserta pada Porprov XII ini.
Hal yang sama juga dikeluhkan Kontingen Hulu Sungai Utara, saat ini kontingen HSU sudah mendapatkan 12 emas, 10 perak dan 31 perunggu namun data resmi website panitia perolehan medali HSU hanya 10 medali emas, delapan perak dan 28 perunggu.
“Kami hanya meminta data yang disajikan harus cepat, akurat dan sesuai dengan laporan resmi dari Technical Delegate (TD) setiap cabang olahraga,” tegas Ketua Bidang IT Kontingen HSU Dodi Pramana Putra.











