BALANGAN

Polres dan Pemkab Balangan Sulap 64 Hektar Lahan Jadi Lumbung Jagung

Avatar
×

Polres dan Pemkab Balangan Sulap 64 Hektar Lahan Jadi Lumbung Jagung

Sebarkan artikel ini

 

Balangan. (KATAKUNCI). – Semangat swasembada pangan nasional kini berdenyut kencang di Kabupaten Balangan. Di bawah terik matahari yang hangat di kawasan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Batu Piring, Sabtu (7/3/2026), sebuah langkah besar dimulai. Polres Balangan bersama Pemerintah Kabupaten Balangan secara resmi memulai aksi penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026.

​Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini merupakan pesan kuat bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal perut, melainkan pilar keamanan dan stabilitas daerah.

​Kapolres Balangan, AKBP Yulianor Abdi, memimpin langsung penanaman simbolis di lahan seluas enam hektar. Namun, ini hanyalah garis start. Target ambisius telah dipetakan: lahan seluas 64 hektar telah disiapkan untuk dikelola oleh jajaran Polsek dan kelompok tani binaan.

​”Ini adalah kelanjutan dari napas panjang program kita sejak 2025. Kami ingin memastikan lahan-lahan di Balangan menjadi lahan produktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas AKBP Yulianor.

​Senada dengan Kapolres, Bupati Balangan Abdul Hadi menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata komitmen lintas instansi. Menurutnya, kemajuan sebuah bangsa mustahil tercapai tanpa kedaulatan pangan yang kokoh.

​”Tanpa ketersediaan pangan yang memadai, stabilitas ekonomi dan sosial akan goyah. Kami berdiri bersama Polres dan para petani untuk mewujudkan Balangan sebagai lumbung jagung yang tangguh,” ujar Bupati dengan optimisme tinggi.

​Meski semangat meluap, tantangan di lapangan tidak ditepis. Kapolres Balangan secara terbuka menyoroti kebutuhan krusial para petani saat ini, yakni infrastruktur pendukung pasca-panen.

​Melalui sinergi ini, para kelompok tani binaan diharapkan tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga bertransformasi menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri. Dengan target 64 hektar yang tersebar di berbagai wilayah, Balangan siap membuktikan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan pangan di tingkat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *