BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Program SAJADAH Hadir di Barabai untuk Wujudkan Daerah yang Religius

Avatar
×

Program SAJADAH Hadir di Barabai untuk Wujudkan Daerah yang Religius

Sebarkan artikel ini

Barabai (KATAKUNCI) – Pemerintah Kecamatan Barabai meluncurkan program inovatif SAJADAH (Bersama Jaga Kebersihan Rumah Ibadah) sebagai wujud dukungan terhadap visi Bupati Hulu Sungai Tengah untuk mewujudkan daerah yang religius.

Kegiatan perdana digelar pada Sabtu (14/2) di Masjid Shulaha Barabai, Kelurahan Barabai Darat. Acara dihadiri oleh perwakilan masyarakat, tokoh agama, serta aparatur kecamatan yang turut terlibat aktif dalam aksi pembersihan.

Program ini dirancang sebagai tindak lanjut langsung atas arahan resmi Bupati HST Samsul Rizal.

Inisiatif bernama SAJADAH menjadi bukti konkret komitmen pemerintah kecamatan dalam mengimplementasikan kebijakan daerah.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan sinergis antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun nilai-nilai religius yang berbasis pada kerapian dan kebersihan.

Seluruh tahapan kegiatan dirancang dengan memperhatikan aspek praktis dan filosofis. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh mulai dari ruang ibadah utama, area parkir, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, program juga menyasar peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya beribadah.

Camat Barabai H. Aidi Rozain menegaskan bahwa lahirnya program ini tidak terlepas dari komitmen untuk menjalankan instruksi pimpinan daerah. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian integral dari upaya merealisasikan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada nilai-nilai agama.

“Kegiatan SAJADAH ini kami laksanakan sesuai arahan Bupati HST, Bapak Samsul Rizal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung dan merealisasikan visi beliau dalam mewujudkan Hulu Sungai Tengah yang religius,” jelas Camat.

Menurutnya, kebersihan rumah ibadah bukan hanya masalah kebersihan fisik semata, tetapi juga mencerminkan kedalaman nilai keimanan dan semangat gotong royong masyarakat. Konsep ini diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari budaya lokal yang menjunjung tinggi kerapian dan kehormatan tempat ibadah.

Program SAJADAH dirancang sebagai agenda rutin berkelanjutan dengan jadwal pelaksanaan setiap dua minggu sekali selama sembilan bulan ke depan. Cakupan kegiatan akan mencakup seluruh 18 desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Barabai, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah ibadah.

Pemerintah kecamatan berharap program ini dapat memantik semangat swadaya masyarakat di seluruh wilayah. Tujuan utama adalah menciptakan gerakan kolektif yang mandiri, sehingga upaya menjaga kebersihan rumah ibadah dapat berlanjut tanpa harus bergantung pada jadwal kunjungan resmi.

Dengan demikian, Kecamatan Barabai tidak hanya memperbaiki kondisi fisik tempat ibadah, tetapi juga mengukuhkan komitmen untuk berjalan seiring dengan arahan dan visi pembangunan daerah yang religius.

Penulis: Muhammad RamliEditor: Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *