BALANGANSEPUTAR KALSEL

Wujud Nyata Kontribusi Akademik, Muhammad Ihsan Hibahkan Buku untuk Gerakkan Literasi HSU

Avatar
×

Wujud Nyata Kontribusi Akademik, Muhammad Ihsan Hibahkan Buku untuk Gerakkan Literasi HSU

Sebarkan artikel ini

 

Amuntai. (KATAKUNCI).- Upaya memperkuat literasi dan memajukan budaya antikorupsi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendapat dukungan nyata dari kalangan akademisi. Muhammad Ihsan, M.Pd., seorang dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sekaligus penulis, menyerahkan sejumlah buku referensi dan buku ajar karyanya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten HSU.

​Hibah buku ini diserahkan secara simbolis dalam sebuah pertemuan hangat di kantor dinas setempat. Kegiatan ini bertujuan sebagai kontribusi akademik untuk memperkaya koleksi pustaka daerah dan meningkatkan akses masyarakat terhadap referensi ilmiah yang mutakhir.
​Agenda Bedah Buku Integritas
Dalam Kesempatan tersebut,  Muhammad Ihsan juga menyampaikan agenda perencanaan Bedah Buku dengan judul fokus Gratifikasi dan Budaya Antikorupsi (Mengubah Kebiasaan & Membangun Integritas). Rencana bedah buku ini disambut baik oleh Kepala Dinas sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai integritas di lingkungan masyarakat dan birokrasi HSU.
​Muhammad Ihsan, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari tanggung jawabnya sebagai seorang ilmuwan.
​“Sebagai seorang dosen dan penulis, saya meyakini bahwa ilmu tidak akan bermakna jika tidak dibagikan. Penyerahan buku ini merupakan wujud nyata kontribusi akademik saya untuk memperkuat literasi di daerah dan memperluas akses pengetahuan bagi masyarakat. Semoga buku-buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dan referensi bagi pembaca,” tegas Ihsan.
​Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten HSU, H. Karyanadi, S.Pd., M.AP., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dosen tersebut.
​“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi ini. Dukungan akademisi seperti Bapak Ihsan dalam memperkaya koleksi pustaka sangat penting untuk mendorong minat baca dan ketersediaan bahan bacaan yang berbobot bagi pemustaka,” ujar H. Karyanadi.
​Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemustaka dan Pegiat Literasi, Irmawati, S.I.Pust, yang turut menyaksikan penyerahan buku tersebut. Kegiatan ini menandai sinergi positif antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam upaya mencerdaskan masyarakat dan mendorong budaya antikorupsi melalui peningkatan literasi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *