BeritaHUKUM

Kurang Konsentrasi, Minibus Terjun ke Selokan di Jalan Lingkar HST

Avatar
×

Kurang Konsentrasi, Minibus Terjun ke Selokan di Jalan Lingkar HST

Sebarkan artikel ini
Anggota unit lakalantas polres HST langsung lakukan penangan di TKP. KATAKUNCI / Humas Polres HST

Barabai (KATAKUNCI) – Sebuah mobil minibus terjun ke sungai atau selokan di kawasan Jalan Lingkar Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (6/10/2026), setelah pengemudinya diduga kurang konsentrasi saat berkendara.

Peristiwa tersebut melibatkan Matfachrudin (67), seorang pria asal Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, yang bekerja di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Saat kejadian, ia mengemudikan mobil seorang diri dalam perjalanan menuju Banjarmasin dari arah Tanjung.

Kanit Laka Satlantas Polres HST, Aiptu Robinson H. Marpaung, menjelaskan kecelakaan terjadi ketika kendaraan melintas di Jalan Lingkar HST. Pengemudi diduga tidak berkonsentrasi penuh sehingga kehilangan kendali atas mobil yang dikendarainya.

“Sesampainya di tempat kejadian perkara, pengemudi tidak konsentrasi dalam mengemudi sehingga terjatuh ke sungai atau selokan di Jalan Lingkar,” ujar Robinson.

Akibat kejadian tersebut, mobil minibus keluar dari jalur jalan dan masuk ke selokan di sekitar lokasi. Insiden itu menyebabkan kendaraan tidak dapat langsung digunakan untuk melanjutkan perjalanan.

Meski demikian, pengemudi dilaporkan tidak mengalami luka serius. Kondisinya memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan setelah kejadian tersebut.

Sementara itu, mobil yang mengalami kecelakaan harus dibawa ke bengkel untuk mendapatkan penanganan. Kendaraan tersebut untuk sementara waktu tidak dapat dikemudikan karena memerlukan perbaikan.

Robinson mengatakan, setelah memastikan kondisinya memungkinkan, Matfachrudin melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. Perjalanan itu merupakan bagian dari rencana kepulangannya ke kampung halaman.

Diketahui, Matfachrudin bekerja di wilayah Kabupaten Tabalong dan sedang menjalani masa cuti. Ia berencana pulang ke Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, setelah menyelesaikan perjalanan menuju Banjarmasin.

Dari Banjarmasin, ia dijadwalkan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal laut untuk kembali ke daerah asalnya. Kecelakaan tersebut sempat menghambat perjalanan, terutama karena kendaraan yang digunakan harus dibawa ke bengkel.

Insiden ini menjadi pengingat bagi pengendara agar tetap menjaga konsentrasi selama berada di jalan, terutama ketika menempuh perjalanan antarkabupaten dengan jarak yang cukup jauh.

Konsentrasi yang menurun dapat memengaruhi kemampuan pengemudi dalam mengendalikan kendaraan dan merespons kondisi jalan. Karena itu, pengendara perlu memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain menjaga fokus, pengemudi juga disarankan beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kehilangan kendali yang dapat berujung pada kecelakaan.

Pengendara juga diimbau menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta tetap memperhatikan lingkungan sekitar, termasuk keberadaan selokan dan sisi jalan yang berpotensi membahayakan apabila kendaraan keluar dari jalurnya.

Beruntung, dalam kejadian di Jalan Lingkar HST tersebut, pengemudi tidak mengalami luka serius. Namun, peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kehati-hatian dan konsentrasi penuh untuk menjaga keselamatan selama berkendara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *