BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Bank Kalsel dan Pemkab HST bersinergi tingkatkan ekonomi kerakyatan dan kualitas pendidikan

Avatar
×

Bank Kalsel dan Pemkab HST bersinergi tingkatkan ekonomi kerakyatan dan kualitas pendidikan

Sebarkan artikel ini

Barabai (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Barabai menggelar apel gabungan yang diwarnai dengan penyerahan plakat penghargaan SRG (Sekolah Rujukan Google) dan CGE (Certified Google Educator), serta bantuan tenda dan gerobak secara simbolis kepada para pedagang di lapangan Dwi Warna.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pemda HST, Senin (17/11) pukul 09.00 Wita dipimpin langsung oleh Bupati HST Samsul Rizal.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, SMP Negeri 1 Barabai, dan para pendidik yang telah berjuang meningkatkan kompetensi digital dan membawa nama HST sebagai salah satu daerah progresif dalam transformasi pembelajaran berbasis teknologi.

“Capaian seperti menjadi SRG dan meningkatnya jumlah guru bersertifikat Google bukanlah sekadar prestasi teknis, melainkan simbol bahwa kita siap menatap masa depan pendidikan dengan cara yang lebih adaptif, terukur, dan inovatif,” ujar Bupati Samsul Rizal.

Ia berharap semangat digitalisasi di dunia pendidikan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh unit kerja di Pemerintah Daerah untuk terus berinovasi.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Kalsel atas bantuan tenda dan gerobak yang diberikan kepada para pedagang di lapangan Dwi Warna.

Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan dan mendorong usaha kecil agar semakin tertata. “Kolaborasi seperti ini kita harapkan semakin sering dilakukan oleh BUMD, perbankan, dunia usaha, dan elemen masyarakat lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam bekerja. Ia juga menekankan tiga hal penting yang perlu diperhatikan oleh seluruh ASN, yaitu kolaborasi, keteladanan, dan kepekaan melayani.

“Kita tidak bisa bekerja sendirian. Program perbaikan ataupun program terbaik tidak akan berdampak jika setiap perangkat daerah berjalan dalam konteksnya masing-masing. Mari kita buka pintu komunikasi, bekerja lintas sektor, berbagi data, dan mencari solusi bersama,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, baik dalam cara berbicara, bersikap, menanggapi keluhan, maupun dalam berinteraksi dengan warga.

Ia menekankan bahwa keteladanan bukanlah sekadar slogan, melainkan kebiasaan sehari-hari yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan.

Terakhir, Bupati mengingatkan pentingnya kepekaan dalam melayani masyarakat. Ia berharap seluruh ASN dapat menempatkan pelayanan sebagai panggilan hati, bukan beban, serta memberikan respons cepat, komunikasi yang baik, dan keramahan hati dalam setiap interaksi dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *