BALANGAN

Wujudkan Ekonomi Desa yang Tangguh, Wabup Balangan Tekankan Profesionalisme Pengurus Koperasi

Avatar
×

Wujudkan Ekonomi Desa yang Tangguh, Wabup Balangan Tekankan Profesionalisme Pengurus Koperasi

Sebarkan artikel ini

foto//Wabup Balangan Ahmad Fauzi saat pembukaan agenda Capacity Building pengurus KDMP

Balangan. (KATAKUNCI). – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Balangan kini berada di bawah sorotan utama. Tidak sekadar menjadi wadah berkumpul, lembaga ini ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang nyata. Namun, kunci keberhasilannya terletak pada satu hal mutlak yakni Profesionalisme.

​Pesan tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, saat membuka agenda Capacity Building bagi ratusan pengurus KDMP yang memadati Aula Hotel Arraudah, Paringin, Senin (6/4).

​Dalam arahannya, Akhmad Fauzi mengingatkan para pengurus bahwa dukungan pemerintah dan sektor swasta terhadap KDMP saat ini sangat besar. Peluang ini harus ditangkap dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar pengelolaan dana dan program desa tidak berjalan di tempat.

​”Gunakan kesempatan ini untuk berdiskusi tajam dan menimba ilmu. Kita ingin koperasi ini bukan sekadar nama, tapi benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Wabup di hadapan peserta.

​Kegiatan strategis ini didukung penuh oleh jajaran manajemen Balangan Coal Group (Balangan Coal, Buma, dan Alamtri).

Heriansyah Rusli, Section Head CSR Balangan Coal, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin melihat koperasi di wilayah operasional mereka tumbuh menjadi “lokomotif ekonomi”.

“Kami membekali mereka tidak hanya dengan teknis operasional, tapi juga filosofi dasar koperasi. Tujuannya agar mereka mandiri dan kuat secara organisasi,” kata Heriansyah.

​Untuk memastikan materi yang disampaikan berbobot, panitia menggandeng Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Tabalong. Ketua Dekopinda Tabalong, Kadarisman, memastikan bahwa narasumber yang hadir bukanlah orang sembarangan.

​”Kami terjunkan praktisi dan akademisi yang mengantongi standar BNSP serta lisensi resmi dari Kementerian Koperasi. Kami ingin pengurus KDMP pulang dengan standar kompetensi yang jelas,” ujar Kadarisman, yang juga dikenal sebagai praktisi koperasi senior.

​Dengan pelatihan intensif ini, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan ekonomi, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menghapus kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi di Bumi Sanggam.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *