BeritaEKONOMI

Polres HST Renovasi Jembatan Merah Putih, Wujud Bakti Hari Bhayangkara ke-80

Avatar
×

Polres HST Renovasi Jembatan Merah Putih, Wujud Bakti Hari Bhayangkara ke-80

Sebarkan artikel ini

Barabai (KATAKUNCI) – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kegiatan renovasi Jembatan Merah Putih sebagai bentuk pengabdian nyata dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Kegiatan yang berlokasi di Desa Murung Taal, Kecamatan Labuan Amas Selatan ini digelar pada Senin (13/4/2026). Infrastruktur ini dipilih karena memiliki fungsi strategis sebagai penghubung utama antarwilayah.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, menjelaskan bahwa penentuan lokasi ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui jaringan Polmas dan Polsek. Setelah dilakukan survei, kondisi jembatan dinilai sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan, sehingga perlu segera diperbaiki

“Jembatan ini memiliki nilai vital karena menjadi akses penghubung antara dua kecamatan, yakni Labuan Amas Selatan dan Batu Benawa. Perbaikan ini tidak hanya mengutamakan keselamatan, tetapi juga bertujuan melancarkan distribusi hasil bumi serta memudahkan mobilitas anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut” ungkap Kapolres.

Saat ini, terdapat dua unit jembatan yang direnovasi menggunakan dana swadaya Polres HST. Untuk satu unit jembatan, nilai material yang digunakan diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong yang melibatkan personel Polri, serta masyarakat setempat dengan berkoordinasi bersama Camat dan Kepala Desa.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan proses perbaikan dapat berjalan cepat dan hasilnya maksimal. Pemeriksaan struktur dan penggantian komponen yang rusak dilakukan agar jembatan kembali kokoh dan layak pakai dalam waktu singkat.

Keberadaan jembatan yang layak fungsi sangat dinantikan warga karena dampaknya langsung menyentuh roda perekonomian desa. Akses yang lancar akan memudahkan petani mengirimkan hasil panen dan membuka peluang interaksi yang lebih erat antar masyarakat dua kecamatan.

Salah satu warga Desa Murung Taal, Muid, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian pihak kepolisian. “Kami sangat berterima kasih kepada Polres HST. Dulu kami takut lewat karena jembatan sudah rapuh, sekarang akan bisa lewat dengan aman dan tenang,” ungkapnya.

Kapolres berharap, setelah renovasi selesai, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman. Hal ini diharapkan dapat mendorong kelancaran ekonomi serta akses pendidikan yang lebih baik bagi warga di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *