Barabai (KATAKUNCI) – Akses jalan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Hantakan kembali dapat dilalui setelah tim gabungan berhasil membersihkan material tanah akibat longsor yang sempat menutup total badan jalan.
Peristiwa terjadi di Desa Patikalain, RT 03 RW 01, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 18.15 WITA. Tanah longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam waktu cukup lama.
Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan tebing tidak mampu menahan beban, sehingga tanah dan bebatuan bergerak menutupi jalan utama. Kondisi ini sempat melumpuhkan mobilitas warga serta mengganggu distribusi barang kebutuhan sehari-hari.
Kasi Kedaruratan BPBD HST, Fitriadinor, menjelaskan bahwa terdapat dua titik longsor utama dengan panjang masing-masing mencapai 10 meter dan 5 meter. Material yang menumpuk cukup tebal sehingga membutuhkan penanganan serius.
“Ada dua titik longsor dengan panjang masing-masing 10 meter dan 5 meter yang sempat menutup total akses aktivitas warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Proses pembersihan baru bisa dimulai pada keesokan harinya tepat pukul 10.50 WITA. Pihak pemerintah daerah mengerahkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat untuk bekerja secara gotong royong.
Dukungan alat berat maupun peralatan manual digunakan untuk mengangkut dan membuang material tanah. Semangat kebersamaan ini membuat pekerjaan berjalan lebih cepat dari perkiraan sehingga jalan bisa dibuka kembali.
Hingga berita diturunkan, jalur tersebut telah dinyatakan aman dan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Petugas juga telah membersihkan sisa lumpur dan tanah licin di permukaan jalan untuk kenyamanan pengguna.
“Kami mengimbau warga tetap berhati-hati, khususnya di daerah rawan longsor saat hujan dengan intensitas tinggi guna menghindari risiko kecelakaan,” pungkas Fitriadinor menutup keterangannya.
Sementara itu, Danramil 1002-07/Batu Benawa Kapten Inf Lilis Susanto menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor kondisi wilayah dan mengerahkan personel untuk membantu penanganan bencana.
“Kami akan terus bersinergi dengan BPBD, Polri, dan relawan dalam penanganan bencana di wilayah. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan,” tegasnya.
Selain melakukan pembersihan, petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Dengan kerja sama yang solid antara TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat, diharapkan akses jalan dapat segera normal kembali sehingga aktivitas warga tidak terganggu.











