BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Polres HST Pantau Ketat Stok BBM, Pastikan Distribusi Bio Solar Aman dan Tepat Sasaran

Avatar
×

Polres HST Pantau Ketat Stok BBM, Pastikan Distribusi Bio Solar Aman dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Petugas lakukan sidak di beberapa SPBU guna memastikan distribusi BBM tepat Sasaran, Kamis (7/5/2026). KATAKUNCI / Humas Polres

Barabai (KATAKUNCI) – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar operasi monitoring mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Aksi preventif ini dilaksanakan pada Kamis (7/5/2026), dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres HST dengan melibatkan Kasat Intelkam, KA SPKT, KBO Sat Samapta, serta puluhan personel gabungan yang turun ke lapangan.

Fokus utama pemeriksaan tertuju pada dua titik vital, yakni SPBU Mandingin (kode 6371301) dan SPBU Sungai Rangas (kode 6471302), yang merupakan pusat distribusi bagi ribuan kendaraan bermotor dan alat berat di kabupaten.

Hasil pencatatan di lapangan menunjukkan kondisi stok yang relatif aman, di mana SPBU Mandingin tercatat memiliki cadangan Bio Solar sebanyak 11.100 liter, Pertalite 6.342 liter, Pertamax 10.924 liter, dan Dexlite 8.184 liter.

Sementara itu, pantauan di SPBU Sungai Rangas memperlihatkan ketersediaan Bio Solar sebesar 8.500 liter, disusul Pertalite 1.794 liter, Pertamax 11.200 liter, Pertamax Turbo 1.520 liter, serta Pertamina Dex sebanyak 2.197 liter.

Dalam arahan teknisnya, Kabag Ops Polres HST secara tegas menginstruksikan pengelola SPBU untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi, khususnya Bio Solar, agar benar-benar sampai ke tangan penerima yang berhak sesuai regulasi pemerintah.

Petugas juga meminta pihak stasiun pengisian untuk waspada terhadap modus penipuan seperti pengisian berulang menggunakan satu kode atau identitas palsu, sekaligus memastikan antrean layanan tetap terkendali dan tidak memicu keresahan.

Berdasarkan evaluasi menyeluruh, situasi di seluruh SPBU yang diperiksa terpantau kondusif dengan antrean kendaraan dalam batas wajar, serta nihil ditemukan indikasi aksi panic buying yang kerap terjadi saat isu kelangkaan mencuat.

Data kepolisian mencatat dari total 12 SPBU yang beroperasi di Kabupaten HST, sebanyak 9 unit menyediakan fasilitas pengisian Bio Solar, namun pada hari ini tim hanya meninjau dua lokasi dengan volume transaksi tertinggi sebagai sampel representatif.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen institusi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan energi yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

“Monitoring ini merupakan langkah preventif Polres Hulu Sungai Tengah untuk memastikan distribusi BBM, khususnya BBM subsidi jenis Bio Solar, berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Kapolres menjelaskan tujuan operasi tersebut.

Ia juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengelola SPBU untuk patuh pada aturan main yang berlaku dan meningkatkan sistem pengawasan internal guna mencegah segala bentuk penyimpangan atau praktik curang di lapangan.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjaga stabilitas pelayanan dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” pungkas AKBP Jupri menutup pernyataannya dengan pesan menenangkan bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *