BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Pemkab HST Dorong Penambahan Kuota PJOK di PSDKU ULM

Avatar
×

Pemkab HST Dorong Penambahan Kuota PJOK di PSDKU ULM

Sebarkan artikel ini
Pemkab HST lakukan audiensi dengan ULM terkait penambahan Kouta PSDKU. Banjarmasin (4/6/2026). KATAKUNCI / Humas Bupati HST

Banjarmasin (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah meminta penambahan kuota mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di PSDKU ULM HST seiring tingginya minat masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati HST Samsul Rizal saat audiensi dengan pihak Universitas Lambung Mangkurat di Ruang Wasaka 3 Lantai 3 Rektorat ULM Banjarmasin, Rabu (4/6/2026).

Dalam kesempatan itu, pihak daerah menyambut baik terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 584/B/O/2026. Keputusan ini resmi mengizinkan pembukaan tiga program studi sarjana untuk tahun akademik 2026/2027.

Ketiga program studi yang mulai menerima mahasiswa baru tersebut meliputi PJOK, Agribisnis, serta Ekonomi Pembangunan. Kehadiran program studi ini dinilai menjadi solusi bagi akses pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

“Data pemetaan kami menunjukkan sebanyak 84,65 persen lulusan SMA berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Samsul Rizal.

Lebih lanjut dijelaskan, mayoritas calon mahasiswa tersebut lebih memilih menempuh pendidikan di kampus yang berada di dalam daerah sendiri. Hal ini didasari oleh berbagai pertimbangan yang sangat logis.

Faktor efisiensi biaya pendidikan, penghematan biaya hidup, serta kemudahan akses transportasi menjadi alasan utama. Selain itu, kedekatan dengan keluarga juga menjadi pertimbangan penting bagi para siswa dan orang tua.

Berdasarkan data yang dihimpun, PSDKU ULM dan Universitas Terbuka menjadi pilihan favorit. Kedua institusi ini mampu menampung hampir 75 persen dari total minat kelulusan SMA sederajat di HST.

“Dari ketiga prodi yang ada, PJOK tercatat memiliki tingkat peminat tertinggi hingga mencapai 35,60 persen,” tambahnya.

Tingginya animo masyarakat terhadap program studi ini juga sejalan dengan kebutuhan lapangan kerja. Kebutuhan akan tenaga pendidik olahraga dinilai masih sangat besar, baik di HST maupun wilayah sekitarnya.

Oleh sebab itu, Pemkab HST berharap pihak ULM dapat mempertimbangkan usulan penambahan kuota. Bahkan, diusulkan untuk membuka dua kelas agar daya tampung menjadi lebih luas.

Upaya ini dilakukan agar lebih banyak lulusan daerah dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa harus pindah atau keluar daerah. Langkah ini dinilai strategis untuk mencetak SDM unggul secara merata.

Di akhir pertemuan, kedua pihak juga menyepakati penguatan kerja sama berkelanjutan. Tujuannya agar pengembangan pendidikan tinggi di daerah dapat terus meningkat kualitasnya demi kemajuan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *