Paringin (KATAKUNCI) – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Syahbudin, mengkritik kurangnya kehadiran pejabat teknis dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Batumandi. Ia menilai kondisi tersebut membuat forum perencanaan belum berjalan maksimal. Sabtu (21/2/2026).
Dalam Musrenbang tersebut, masyarakat dari berbagai desa telah menyampaikan sejumlah usulan prioritas, seperti perbaikan jalan dan jembatan, pembangunan irigasi, hingga kebutuhan infrastruktur dasar lainnya. Usulan tersebut dinilai mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan.
Namun demikian, Syahbudin menyayangkan tidak semua pejabat teknis yang berwenang hadir untuk memberikan tanggapan langsung. Akibatnya, banyak pertanyaan masyarakat yang tidak terjawab secara jelas dalam forum tersebut.
“Banyak prioritas yang diusulkan masyarakat, tetapi pejabat yang diharapkan bisa memberikan penjelasan tidak semuanya hadir,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pejabat teknis sangat penting, tidak hanya untuk mendengar aspirasi, tetapi juga memberikan kepastian terkait skala prioritas program serta peluang realisasinya.
Menurutnya, Musrenbang seharusnya menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat desa, khususnya di Batumandi. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Syahbudin berharap ke depan kehadiran pejabat teknis dapat lebih ditingkatkan agar setiap usulan tidak hanya dicatat, tetapi juga disertai penjelasan yang jelas serta tindak lanjut yang konkret. Ia menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum penting untuk memastikan pembangunan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. (arl)











