BeritaEKONOMIHULU SUNGAI TENGAH

Pasar Murah Hari Bhayangkara ke-80 Diserbu Warga, Bantu Ringankan Beban Belanja

Avatar
×

Pasar Murah Hari Bhayangkara ke-80 Diserbu Warga, Bantu Ringankan Beban Belanja

Sebarkan artikel ini
Gas LPG paling diburu masyarakat HST ketika pasar murah dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan instansi terkait. KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Pasar murah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Mapolres Hulu Sungai Tengah (HST) mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026) itu merupakan hasil kerja sama Polres HST dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui Dinas Perdagangan, Perum Bulog, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Sejak pagi, warga mulai memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok.

Berbagai komoditas yang dijual di antaranya beras, minyak goreng, telur, gula pasir, gas elpiji bersubsidi, dan sejumlah bahan pangan lainnya. Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga di pasaran sehingga mampu menarik minat masyarakat.

Pelaksanaan pasar murah menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Polres HST dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga sejumlah bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Irfan Sunarko, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya bersama untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Polres HST, kami berharap pasar murah ini dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antarinstansi akan terus diperkuat agar program serupa dapat kembali dilaksanakan pada momentum-momentum tertentu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Salah seorang warga, Maina, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga gas elpiji dan sejumlah kebutuhan pokok jauh lebih murah dibandingkan harga di kios.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat seperti kami. Gas elpiji yang biasanya kami beli di kios sekitar Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, di sini hanya Rp18.500. Minyak goreng juga lebih murah sehingga pengeluaran rumah tangga menjadi lebih hemat,” katanya.

Warga lainnya, Maria, asal Desa Mendingin, juga menyampaikan rasa syukur karena harga bahan pokok yang dijual jauh di bawah harga pasaran. Ia menyebut telur, minyak goreng, dan gas elpiji dijual dengan harga yang sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dinantikan, terutama oleh keluarga yang harus mengatur pengeluaran sehari-hari di tengah kebutuhan yang terus meningkat.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, pasar murah juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai peringatan institusi kepolisian, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan kesejahteraan warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *