BALANGAN (KATAKUNCI) – Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) Balangan kembali menancapkan langkah progresif dalam memodernisasi ekosistem akademiknya. Menjawab tantangan global di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan kebutuhan komputasi awan (cloud computing), manajemen UNIVSM secara resmi memulai penjajakan kerja sama strategis dengan raksasa teknologi dunia melalui Google Education Indonesia.
Langkah diplomasi teknologi ini dirancang sebagai pilar utama dalam mempercepat program transformasi digital di lingkungan kampus Bumi Sanggam. Sinergi ini ditargetkan mampu merombak infrastruktur pembelajaran konvensional menjadi ekosistem Smart Campus (Kampus Pintar) terintegrasi, sekaligus memberikan akses teknologi kelas dunia bagi dosen dan mahasiswa.
Dalam pertemuan penjajakan tersebut, agenda utama difokuskan pada pemanfaatan platform edutech mutakhir seperti Google Workspace for Education tingkat lanjut, optimalisasi penyimpanan berbasis awan yang aman, hingga integrasi alat pembelajaran interaktif di dalam ruang kelas virtual maupun tatap muka.
Rektorat Universitas Sapta Mandiri menegaskan bahwa adopsi teknologi dari Google bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan instrumen vital untuk menciptakan tata kelola administrasi kampus yang efisien, transparan, dan paperless. Lebih dari itu, kerja sama ini membuka peluang bagi penyesuaian kurikulum prodi rumpun teknologi (seperti Ilmu Komputer dan Sistem Informasi) agar selaras dengan kebutuhan standar industri teknologi global.
“Penjajakan kerja sama dengan Google Education Indonesia merupakan tonggak sejarah baru dalam perjalanan transformasi Universitas Sapta Mandiri. Kami tidak ingin keterbatasan geografis daerah menjadi penghambat mahasiswa untuk mengakses teknologi mutakhir. Melalui ekosistem Google, kami berkomitmen menghadirkan ruang belajar digital yang adaptif, interaktif, dan setara dengan universitas-universitas besar di tingkat global,” jelas perwakilan pimpinan UNIVSM. (Arl)











