BALANGAN (KATAKUNCI) – Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) terus memperluas jaringan kemitraan demi meningkatkan daya saing para lulusannya di dunia kerja. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penjajakan kerja sama strategis berbasis konsep Link and Match dengan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor. Kolaborasi ini dirancang untuk menjembatani teori akademik di kampus dengan kebutuhan riil industri aviasi dan manajemen kebandarudaraan.
Pertemuan penting tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNIVSM, Abdul Hamid, beserta jajaran wakil rektor yang disambut hangat oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Milyas Wardhana. Diskusi yang berlangsung secara intensif ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial institusi, melainkan langsung menyepakati berbagai implementasi program kerja yang berdampak langsung pada penguatan keterampilan praktis mahasiswa di lapangan.
Salah satu poin utama dari kesepakatan ini adalah dibukanya pintu magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa UNIVSM di lingkungan korporasi penerbangan terkemuka tersebut. Sebagai langkah awal, mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi ditunjuk menjadi pionir dalam kemitraan ini. Dijadwalkan mulai April 2026, dua mahasiswa terpilih akan langsung ditempatkan untuk memperkuat lini operasional pada IT & Engineering Department Bandara Syamsudin Noor.
Pihak universitas memastikan bahwa kesempatan berharga ini tidak akan berhenti pada satu program studi saja, melainkan bakal diperluas ke berbagai disiplin ilmu lain secara bertahap. Melalui pengalaman kerja nyata di bandara berskala internasional, mahasiswa diharapkan dapat merasakan langsung atmosfer profesionalisme kerja, ritme industri yang dinamis, serta tantangan teknologi yang berkembang di sektor transportasi udara.
Selain program magang, kerja sama lintas sektor ini juga akan menghadirkan program kuliah tamu (Guest Lecture) secara berkala di lingkungan kampus. Melalui skema ini, para ahli dan praktisi senior dari PT Angkasa Pura Indonesia akan dihadirkan sebagai pemateri untuk membagikan wawasan industri mutakhir. Kehadiran para profesional ini menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa untuk menyerap kompetensi praktis yang tidak tercantum dalam buku teks perkuliahan.
Aspek krusial lain yang turut menjadi fokus penjajakan adalah penyediaan program bimbingan karier (mentoring) komprehensif guna menyiapkan mentalitas lulusan. Pihak kampus menyadari bahwa ijazah akademik saja tidak cukup tanpa didampingi oleh kematangan soft skill dan strategi penyerapan tenaga kerja yang matang. Sesi bimbingan ini nantinya diproyeksikan untuk melatih kesiapan taktis mahasiswa dalam memenangkan persaingan di pasar kerja global setelah lulus nanti.
Rektor UNIVSM, Abdul Hamid, menegaskan bahwa kemitraan ini menjadi bagian dari komitmen penguatan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus ruang nyata bagi mahasiswa untuk memperkaya portofolio profesional mereka. Gayung bersambut, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Milyas Wardhana, menyatakan kesiapan penuh korporasi untuk mendukung seluruh agenda edukatif yang telah dirancang bersama demi melahirkan generasi muda yang kompeten dan adaptif.(Arl)











