BALANGAN (KATAKUNCI) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan terus bergerak aktif membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan di sektor finansial. Guna merealisasikan misi tersebut, OJK Kalsel menggelar kegiatan roadshow edukasi yang berfokus pada penanganan dan pencegahan penipuan keuangan digital. Kegiatan sosialisasi yang menyasar generasi muda ini dilaksanakan langsung di lingkungan Kampus Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM), Balangan, pada Selasa (10/2/2026).
Agenda strategis ini dihadiri oleh ratusan Civitas Akademika UNIVSM, mulai dari jajaran rektorat, dosen, hingga mayoritas mahasiswa yang antusias menyimak materi. Kehadiran OJK di satu-satunya universitas di wilayah Banua Enam ini menjadi langkah krusial, mengingat kaum akademisi dan mahasiswa kini sering kali menjadi target utama para pelaku penipuan berbasis digital, seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong.
Perwakilan dari OJK Kalsel memaparkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi bak dua sisi mata uang. Di satu sisi memberikan kemudahan transaksi keuangan, namun di sisi lain membuka celah lebar bagi modus penipuan baru yang kian canggih dan manipulatif. Oleh karenanya, penguatan literasi keuangan di tingkat perguruan tinggi dinilai sebagai langkah preventif paling efektif untuk membangun benteng kesadaran individu.
Dalam pemaparannya, tim edukasi OJK mengupas tuntas berbagai modus operandi kejahatan keuangan yang marak terjadi belakangan ini, mulai dari phishing, penawaran investasi dengan keuntungan tidak masuk akal, hingga jebakan pinjaman daring tanpa izin resmi. Mahasiswa diajarkan untuk mengenali ciri-ciri entitas ilegal dengan rumus sederhana legal dan logis (2L) sebelum memutuskan untuk menggunakan produk finansial tertentu.
Selain mengenali modus operandi, para peserta juga dibekali panduan taktis mengenai langkah hukum dan pengaduan yang harus diambil jika terlanjur menjadi korban atau menemukan indikasi aktivitas keuangan mencurigakan. OJK Kalsel mendorong mahasiswa UNIVSM memanfaatkan kanal resmi Kontak OJK 157 ataupun Layanan Konsumen OJK guna melakukan verifikasi legalitas perusahaan jasa keuangan secara berkala.
Pihak Rektorat Universitas Sapta Mandiri memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif OJK Kalsel yang memilih kampus mereka sebagai lokus edukasi. Sinergi ini dirasa sangat sejalan dengan visi UNIVSM dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga cerdas, bijak, dan adaptif dalam menghadapi dinamika perputaran ekonomi serta keamanan teknologi informasi di era modern.
Melalui kegiatan edukasi intensif ini, diharapkan para mahasiswa UNIVSM tidak sekadar menjadi konsumen jasa keuangan yang pasif, melainkan mampu bertransformasi menjadi agen literasi bagi keluarga dan masyarakat sekitar Kabupaten Balangan. Kesadaran kolektif yang ditanamkan sejak dini dari bangku kuliah ini diproyeksikan dapat menekan angka kerugian masyarakat akibat penipuan finansial serta mempercepat terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif dan aman. (Arl)











