BALANGAN

Dipimpin KH Ahmad Syairazi, Pembacaan Manaqib Sayyidah Khadijah di Balangan Sedot Perhatian Jemaah Banua Anam

Avatar
×

Dipimpin KH Ahmad Syairazi, Pembacaan Manaqib Sayyidah Khadijah di Balangan Sedot Perhatian Jemaah Banua Anam

Sebarkan artikel ini

Paringin (KATAKUNCI) – Suasana khidmat menyelimuti halaman Langgar Nurul Iman, Desa Jimamun, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Ribuan jemaah tampak memadati area tersebut untuk mengikuti pembacaan manaqib Ummul Mukminin Sayyidah Khadijah Al-Kubra yang digelar oleh Majelis Ta’lim Miftahul Jannah pada Kamis (16/7/2026).

Acara religius ini dipimpin langsung oleh KH Ahmad Syairazi, pimpinan Majelis Ta’lim Raudatul Ghana Anabawiyyah Kandangan. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Hal ini terbukti dari membeludaknya jemaah yang hadir, tidak hanya dari internal Kabupaten Balangan, melainkan juga berdatangan dari berbagai daerah di wilayah Banua Anam, seperti Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), hingga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Dalam penyampaian manaqibnya, KH Ahmad Syairazi mengupas tuntas perjalanan hidup Sayyidah Khadijah Al-Kubra. Beliau menekankan sifat kedermawanan, kesetiaan yang luar biasa kepada Rasulullah SAW, serta keteguhan iman yang kokoh dalam mendukung perjuangan dakwah Islam pada masa-masa awal. Kisah keteladanan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi nyata, khususnya bagi kaum perempuan, dalam membangun keluarga yang sakinah dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hamdiah, menjelaskan bahwa agenda ini sengaja dilaksanakan dengan tujuan utama memperkenalkan lebih dekat sosok Sayyidah Khadijah kepada masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini menjadi media untuk menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada beliau, sebagaimana Rasulullah SAW yang sangat mencintainya.

“Hari ini kita melaksanakan pembacaan manaqib Sayyidah Khadijah. Rangkaian acaranya dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan habsyi, kemudian pembacaan manaqib oleh KH Ahmad Syairazi. Selain memasyarakatkan manaqib Sayyidah Khadijah, kami juga ingin masyarakat lebih mengenal siapa sebenarnya Sayyidah Khadijah, sosok yang begitu dicintai Nabi Muhammad SAW. Karena itu, mari kita mencintai Sayyidah Khadijah dengan tulus,” ujar Hamdiah di sela-sela acara.

Lebih lanjut, Hamdiah menaruh harapan besar agar kegiatan syiar keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjangkau lebih banyak jemaah di masa depan, terutama dari kalangan perempuan. Menurutnya, majelis seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat spiritualitas sekaligus meningkatkan kesadaran umat untuk meneladani sosok-sosok agung dalam sejarah Islam, khususnya Sayyidah Khadijah Al-Kubra.

Acara berjalan dengan tertib dan lancar hingga akhir, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaah Banua Anam yang berhadir. (Arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *