BALANGAN

Dukung Kreativitas Pemuda, Pemkab Balangan Apresiasi Penyelenggaraan Ichi No Fest 2

Avatar
×

Dukung Kreativitas Pemuda, Pemkab Balangan Apresiasi Penyelenggaraan Ichi No Fest 2

Sebarkan artikel ini

Paringin (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Balangan secara penuh mendukung pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda di Bumi Sanggam. Dukungan ini diwujudkan salah satunya melalui apresiasi terhadap penyelenggaraan Festival Seni Modern 2 bertajuk “Ichi No Fest”, yang berlangsung sukses di Gedung Sanggam, Paringin, Minggu (5/7/2026).

Festival budaya Jepang (Japanese Culture Festival) yang diinisiasi oleh Komunitas Teras Semesta Balangan ini menghadirkan berbagai kompetisi unik, mulai dari parade kostum (coswalk competition), unjuk bakat lagu pop Jepang (J-Song), stan bazar kreatif, hingga temu komunitas penikmat pop kultur.

Hadir mewakili pemerintah daerah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M. Nor, menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif kolektif para pemuda lokal. Menurutnya, ruang-ruang ekspresi positif seperti ini sangat krusial dalam membentuk ekosistem kreatif di Balangan.

“Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung tumbuhnya ekspresi kreativitas di daerah. Bagi kami, anak muda yang terus berkarya merupakan aset berharga bagi daerah,” ujar M. Nor saat memberikan sambutan.

Ia juga menaruh harapan besar agar “Ichi No Fest” tidak sekadar menjadi agenda musiman, melainkan dapat terus dievaluasi dan dikembangkan dari tahun ke tahun agar mampu mengharumkan nama Kabupaten Balangan di kancah seni budaya yang lebih luas.

Meskipun mengusung tema budaya populer asal negeri sakura, festival ini dinilai cerdas dalam menempatkan jati diri daerah. Ketua Pelaksana Kegiatan, Riska Aulia Rahmi, menjelaskan bahwa esensi utama acara ini adalah memperluas cakrawala berpikir generasi muda dan memberi ruang berekspresi tanpa harus menanggalkan kecintaan pada budaya lokal.

Antusiasme acara ini bahkan berhasil memikat peserta dan cosplayer dari luar daerah, seperti Banjarbaru, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), hingga Kabupaten Tabalong.

“Kami berinisiatif mengadakan acara ini untuk mempererat pertemanan, menambah pengalaman, serta memberikan ruang bagi komunitas cosplayer di Balangan agar dapat terus berkembang. Ini adalah peluang bagi generasi muda untuk mengekspresikan dirinya secara positif,” terang Riska.

Pernyataan senada juga diutarakan oleh salah satu juri cosplay, Altrea Azea. Ia memaparkan bahwa ini merupakan kali kedua perhelatan bertema Jejepangan berhasil dilaksanakan di Balangan. Uniknya, di tengah riuh kostum karakter anime, panitia juga menyisipkan pertunjukan kesenian tradisional Madihin sebagai bentuk akulturasi dan kolaborasi seni yang apik.

“Tujuannya memang mengumpulkan komunitas yang ada di Balangan dan sekitarnya, sekaligus memperkenalkan budaya Jepang kepada para pencinta anime. Kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik berkat kerja sama solid antara Teras Semesta, Raimetsu, Karang Taruna Balangan, BEM Universitas Sapta Mandiri, dan Reka Ulang,” pungkasnya.

Pihak penyelenggara dan komunitas berharap sinergi erat dengan Pemerintah Kabupaten Balangan serta berbagai organisasi kepemudaan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang demi melahirkan inovasi-inovasi baru yang lebih memukau. (arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *