BeritaHUKUM

Viral Video Pemukulan Wasit Berujung Damai, Antaludin FC Sampaikan Permohonan Maaf

Avatar
×

Viral Video Pemukulan Wasit Berujung Damai, Antaludin FC Sampaikan Permohonan Maaf

Sebarkan artikel ini

Barabai (KATAKUNCI) – Viralnya video pemukulan terhadap wasit usai laga Antaludin FC kontra Bhazink FC di Turnamen Sepak Bola Bupati HST Cup 2026 akhirnya berujung damai setelah manajemen Antaludin FC menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Proses perdamaian berlangsung di Barabai, Sabtu (4/7/2026), sehari setelah pertandingan babak 16 besar di Stadion Murakata Barabai. Mediasi dihadiri panitia pelaksana, wasit, perwakilan Antaludin FC, serta sejumlah awak media.

Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan Bhazink FC 1-0 melalui gol yang tercipta pada menit-menit akhir. Namun, situasi berubah memanas setelah wasit meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan.

Kericuhan dipicu oleh ketidakpuasan terhadap sejumlah keputusan wasit. Beberapa pemain mendatangi perangkat pertandingan untuk menyampaikan protes sehingga suasana di lapangan semakin tegang.

Dalam kondisi tersebut, sebagian penonton ikut memasuki area lapangan. Situasi yang semula hanya diwarnai protes kemudian berkembang menjadi kericuhan yang sulit dikendalikan.

Insiden pemukulan terhadap wasit Angga Nur Hidayat terjadi setelah pertandingan selesai, bukan saat pertandingan berlangsung. Wasit dilaporkan menerima pukulan di bagian wajah dari salah seorang suporter, sementara panitia bersama pihak keamanan segera berupaya mengendalikan keadaan.

Meski diwarnai kericuhan setelah laga usai, hasil pertandingan tetap dinyatakan sah dengan kemenangan 1-0 untuk Bhazink FC. Panitia juga memastikan jalannya kompetisi tetap berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Manager Antaludin FC, Akbar Anugrah Wardana, menyampaikan permohonan maaf kepada wasit, panitia pelaksana, dan masyarakat atas insiden yang terjadi setelah pertandingan.

“Saya mewakili Tim Antaludin FC menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak panitia maupun pihak wasit yang mungkin merasa dirugikan atas keributan yang kemarin terjadi,” ujar Akbar usai mediasi.

Akbar menegaskan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim maupun para pendukung agar ke depan lebih mampu mengendalikan emosi serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Dalam mediasi itu, Akbar Anugrah Wardana bersama wasit Angga Nur Hidayat menandatangani surat perjanjian perdamaian yang disaksikan Ketua Pelaksana Bupati HST Cup 2026, Yajid Fahmi AS, serta para pihak terkait. Pertemuan ditutup dengan saling berjabat tangan sebagai tanda penyelesaian persoalan secara kekeluargaan.

Sementara itu, Angga Nur Hidayat mengaku telah menerima permohonan maaf yang disampaikan pihak Antaludin FC. “Permasalahan ini saya anggap sudah selesai. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar pertandingan berikutnya berjalan lebih tertib dan sportif,” katanya.

Perdamaian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjaga semangat fair play dalam Turnamen Bupati HST Cup 2026. Selain peningkatan pengamanan, seluruh tim, suporter, dan perangkat pertandingan juga diharapkan terus menjaga sportivitas agar sepak bola tetap menjadi ajang yang menjunjung persaudaraan dan kebersamaan.

Penulis: Muhammad RamliEditor: Fitri M Hidayatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *