Barabai (KATAKUNCI) – Bhazink FC memastikan langkah ke babak perempat final Bupati HST Cup 2026 usai menundukkan Antaludin FC dengan skor tipis 1-0 dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion Murakata Barabai.
Pertandingan babak 16 besar hari kedua itu digelar pada Jumat (3/7/2026) sebagai rangkaian hari ke-27 turnamen Bupati HST Cup 2026. Ratusan suporter dari kedua tim memadati Stadion Murakata Barabai untuk memberikan dukungan langsung di tengah cuaca yang bergantian panas dan teduh.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Angga Nurhidayat, kedua kesebelasan langsung menampilkan permainan terbuka. Bhazink FC asal Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, berusaha menguasai jalannya pertandingan, sementara Antaludin FC dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan tampil disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Laga berlangsung dalam tempo tinggi sepanjang babak pertama. Kedua tim beberapa kali menciptakan peluang, namun rapatnya pertahanan membuat tidak satu pun kesempatan mampu dikonversi menjadi gol hingga turun minum.
Pada menit ke-13 babak pertama, wasit mengeluarkan kartu kuning pertama kepada pemain Antaludin FC, Muspiansyah, akibat pelanggaran keras yang dilakukannya terhadap pemain lawan.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Bhazink FC terus menekan untuk mencari gol pembuka, sedangkan Antaludin FC berupaya mempertahankan kedisiplinan sambil sesekali mengancam melalui serangan balik.
Persaingan di lapangan juga diwarnai sejumlah pelanggaran. Rozi Syamsi Azhar dari Bhazink FC menerima kartu kuning pada menit ke-33. Empat menit kemudian, Hendrik Irawan dari Antaludin FC menyusul mendapatkan kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras.
Petaka menghampiri Antaludin FC pada menit ke-45. Muspiansyah menerima kartu kuning kedua yang otomatis berubah menjadi kartu merah sehingga timnya harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Tak lama berselang, pemain pengganti Bhazink FC, Rindi Maulana, juga diganjar kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukannya. Pada menit ke-51, Heri dari Antaludin FC kembali menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras.
Keunggulan jumlah pemain akhirnya mampu dimanfaatkan Bhazink FC. Menjelang berakhirnya pertandingan, tepat pada menit ke-60, Bhazink FC memperoleh hadiah tendangan bebas di depan kotak penalti lawan.
Andra yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan bebasnya meluncur deras ke gawang Antaludin FC dan mengubah kedudukan menjadi 1-0, sekaligus memecahkan kebuntuan yang bertahan sepanjang pertandingan.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Bhazink FC. Hingga peluit panjang dibunyikan, Antaludin FC tidak mampu menyamakan kedudukan meski terus berupaya memberikan tekanan di sisa waktu pertandingan.
Manajer Bhazink FC, Fahmi, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. “Pertandingan berjalan sangat ketat dan kedua tim sama-sama bermain ngotot. Alhamdulillah, para pemain tetap disiplin hingga akhirnya mampu memanfaatkan peluang dari bola mati untuk meraih kemenangan,” ujarnya.
Fahmi juga berharap timnya mampu mempertahankan performa pada laga berikutnya.
“Perjalanan kami masih panjang. Kami akan mempersiapkan tim sebaik mungkin karena lawan di babak delapan besar tentu lebih berat. Semoga para pemain tetap fokus dan bisa kembali memberikan hasil terbaik.”
Kemenangan ini mengantarkan Bhazink FC melaju ke babak delapan besar. Pada laga yang dijadwalkan berlangsung 7 Juli 2026, Bhazink FC akan menghadapi Panjalu United yang lebih dulu memastikan tiket perempat final setelah lolos dengan menang WO menyusul diskualifikasinya FC Mantuyan akibat pelanggaran administrasi serta mundurnya Buluan FC A dari turnamen.











