BALANGAN

Tekan Dampak Inflasi, Disperindag Balangan Sediakan Bahan Pokok Murah di Paringin Selatan

Avatar
×

Tekan Dampak Inflasi, Disperindag Balangan Sediakan Bahan Pokok Murah di Paringin Selatan

Sebarkan artikel ini

Paringin (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus bergerak aktif meringankan beban ekonomi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan kembali menggelar pasar murah di Desa Baruh Bahinu Luar, Kecamatan Paringin Selatan, pada Kamis (16/7/2026).

Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat yang terdampak gejolak ekonomi dan inflasi.

Kepala Bidang Metrologi dan Stabilitas Harga Disperindag Balangan, Ika Noor Maulida, menjelaskan bahwa program pasar murah ini merupakan instrumen penting intervensi pemerintah untuk membantu warga memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang jauh lebih higienis bagi kantong.

“Pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi dan inflasi yang memengaruhi daya beli,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Disperindag Balangan berkolaborasi dengan berbagai elemen sektor usaha. Mereka menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Baruh Bahinu Luar untuk penyediaan komoditas telur ayam, serta bermitra dengan distributor Wings untuk memasok produk-produk kebutuhan rumah tangga harian seperti sabun, mi instan, kecap, dan produk penunjang lainnya.

Antusiasme warga yang luar biasa membuat pihak penyelenggara menerapkan aturan pembatasan pembelian untuk komoditas tertentu. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh warga yang hadir mendapatkan bagian secara merata dan mencegah adanya aksi borong.Setiap warga yang datang dibatasi untuk melakukan pembelian maksimal 2 liter minyak goreng dan 2 Kilogram gula pasir.

“Alhamdulillah antusias masyarakat hari ini sangat tinggi. Seluruh komoditas dijual dengan harga bersubsidi sehingga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak warga, pembelian kami batasi,” tambah Ika.

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Desa Baruh Bahinu Luar. Sekretaris Desa, Naila Munirah, mengungkapkan bahwa kehadiran pasar murah ini adalah momen yang dinanti-nantikan oleh warganya sejak lama.

“Kegiatan pasar murah ini sudah lama dinantikan masyarakat Desa Baruh Bahinu Luar dan mendapat sambutan yang sangat baik, bahkan menarik warga dari desa dan kelurahan sekitar untuk ikut berbelanja,” ungkap Naila.

Senada dengan pemerintah desa, Yanti Ekawati, salah seorang warga setempat, mengaku sangat bersyukur dengan adanya program ini. Perbedaan harga yang cukup signifikan dibandingkan pasar tradisional sangat membantu menghemat pengeluaran dapur keluarganya.

“Semoga pasar murah seperti ini bisa lebih sering digelar setiap tahun dengan kuota pembelian yang lebih banyak agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” harap Yanti.

Melalui program pasar murah yang terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap stabilitas harga pangan di tingkat desa dapat terus terjaga. Disperindag Balangan berkomitmen untuk terus memetakan wilayah-wilayah lain di Bumi Sanggam yang membutuhkan intervensi serupa guna memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat tetap aman di tengah tantangan inflasi. (Arl)

Penulis: Aril HusinEditor: Wahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *