BALANGAN (KATAKUNCI) – Kabupaten Balangan kembali menorehkan tinta emas di bidang keagamaan dengan keberhasilannya mempertahankan posisi lima besar pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Panggung Utama Lapangan 5 Desember, Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (25/6/2026).. Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata dari konsistensi, kerja keras, dan dedikasi tinggi seluruh anggota kafilah, pelatih, serta ofisial yang terlibat sejak masa persiapan. Keberhasilan menjaga peringkat di papan atas ini sekaligus menegaskan posisi Bumi Sanggam sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan dalam peta pembinaan keagamaan di Banua.
Pencapaian kali ini terasa semakin spesial karena diiringi dengan adanya lonjakan prestasi yang cukup signifikan pada sejumlah cabang lomba. Beberapa kategori yang pada tahun-tahun sebelumnya belum berhasil menduduki podium utama, kini mampu menunjukkan progres yang luar biasa dengan menyumbangkan poin krusial bagi daerah. Kenaikan kelas di berbagai cabang ini mengindikasikan bahwa peta kekuatan Kafilah Balangan kini jauh lebih merata dan tidak hanya bertumpu pada satu atau dua cabang unggulan saja.
Keberhasilan kolektif ini tentu tidak lepas dari peran aktif dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Balangan beserta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) setempat. Strategi pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari seleksi ketat di tingkat lokal hingga program pemusatan latihan (training center) yang intensif, terbukti menjadi formula jitu. Intervensi kebijakan yang tepat dari jajaran otoritas daerah mampu mendongkrak mentalitas bertanding para qari dan qariah sehingga tampil percaya diri di panggung provinsi.
Selain faktor teknis di lapangan, motivasi materiil dan spirit yang terus ditiupkan oleh jajaran pimpinan daerah menjadi suplemen berharga bagi para peserta. Pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu memberikan apresiasi dan penghargaan yang layak bagi para pejuang Al-Qur’an yang telah mengharumkan nama daerah. Langkah ini dinilai sangat penting untuk merawat ekosistem prestasi sekaligus memicu semangat generasi muda lainnya di Balangan agar terus mendalami dan mencintai seni membaca serta menghafal Al-Qur’an.
Evaluasi menyeluruh pasca-pelaksanaan MTQ juga langsung dicanangkan oleh tim ofisial demi memetakan langkah strategis berikutnya. Meskipun target mempertahankan posisi lima besar sudah tercapai, pihak LPTQ Balangan menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri. Setiap catatan dari dewan hakim terkait performa peserta di semua lini akan dijadikan bahan perbaikan utama, agar pada pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di tahun-tahun mendatang, peringkat Balangan bisa terus merangkak naik menuju tiga besar.
Dampak positif dari raihan prestasi ini diharapkan mampu memicu gaung syiar Islam yang lebih masif di tengah masyarakat Kabupaten Balangan. Keberhasilan para duta daerah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi nyata bagi rumah-rumah tahfidz dan pondok pesantren lokal untuk terus mencetak generasi islami yang berkualitas. Nilai-nilai luhur Al-Qur’an yang dilombakan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang mengejar piala, melainkan diimplementasikan dalam kehidupan sosial sehari-hari demi mewujudkan daerah yang berkah.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian perjuangan Kafilah Balangan di ajang MTQ Kalimantan Selatan ini diakhiri dengan rasa syukur yang mendalam dari segenap elemen masyarakat. Keberhasilan mempertahankan tradisi juara ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bersaing di level tertinggi. Dengan sinergi yang terus terjaga antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, Kabupaten Balangan optimis akan terus melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing tinggi dan membanggakan di masa depan. (arl)











