BALANGAN

Optimalkan Program KB, Pemkab Balangan Meluncurkan Inovasi Digital SIRIP PAUS

Avatar
×

Optimalkan Program KB, Pemkab Balangan Meluncurkan Inovasi Digital SIRIP PAUS

Sebarkan artikel ini

PARINGIN (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) meluncurkan aplikasi inovasi berbasis digital bernama SIRIP PAUS (Sistem Informasi Real Time Pelayanan dan Akses Akseptor Usia Subur). Terobosan ini dihadirkan untuk memperkuat pendataan, pengawasan, serta efektivitas pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) di seluruh wilayah daerah.

Pengembangan platform SIRIP PAUS menjadi langkah konkrit pemerintah daerah dalam mentransformasi pelayanan kesehatan reproduksi dari sistem konvensional menuju tata kelola berbasis teknologi informasi. Langkah ini diambil agar pengolahan data akseptor dan pemetaan kebutuhan alat kontrasepsi dapat diakses secara akurat serta cepat.

Perwakilan DPPKB Kabupaten Balangan Jumat (24/7/2026) menjelaskan bahwa keberadaan aplikasi ini dirancang guna memudahkan para kader KB dan petugas lapangan dalam memperbarui data Pasangan Usia Subur (PUS). Melalui pemanfaatan sistem yang terintegrasi, potensi keterlambatan laporan ataupun ketidaksesuaian data di tingkat desa dapat diminimalkan secara efisien.

Selain berfungsi sebagai sarana pencatatan administrasi, SIRIP PAUS juga dimanfaatkan sebagai instrumen pemantauan terhadap keberlanjutan penggunaan alat dan obat kontrasepsi (alokon). Dengan demikian, ketersediaan stok alokon di setiap fasilitas pelayanan kesehatan maupun posyandu dapat terpantau secara konsisten guna mencegah terjadinya kekosongan pasokan.

Kehadiran inovasi digital ini turut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Balangan. Melalui perencanaan kehamilan yang terukur serta pendampingan keluarga yang lebih matang berbasis data tepercaya, kualitas kesehatan ibu dan anak dapat terjaga secara optimal.

DPPKB Balangan juga menekankan pentingnya sinergi serta peningkatan kapasitas bagi para petugas di lapangan agar pengoperasian SIRIP PAUS dapat berjalan maksimal. Pelatihan dan pendampingan teknis secara bertahap terus diberikan kepada para kader agar tidak menemui hambatan saat menginput data di wilayah tugas masing-masing.

Melalui keberadaan SIRIP PAUS, Pemkab Balangan optimistis cakupan peserta KB aktif di daerah akan mengalami peningkatan secara signifikan. Pemanfaatan inovasi digital ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola program kependudukan yang lebih terarah, transparan, serta berkontribusi nyata dalam mencetak keluarga yang sejahtera dan berkualitas. (arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *