BeritaPOLITIK

Sosialisasi Gen Z Melek Politik, Kesbangpol HST Bekali 100 Pemilih Pemula

Avatar
×

Sosialisasi Gen Z Melek Politik, Kesbangpol HST Bekali 100 Pemilih Pemula

Sebarkan artikel ini
Wabup Gusti Rosyadi Buka Sosialisasi Dana Hibah 2026, 61 Lembaga Penerima Diingatkan Soal Akuntabilitas Barabai (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar sosialisasi pengelolaan dan pertanggungjawaban dana hibah Tahun Anggaran 2026 guna memastikan setiap rupiah digunakan secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati HST, Kamis (6/8/2026), diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten HST. Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Sebanyak 61 lembaga dan organisasi di Kabupaten HST telah ditetapkan sebagai penerima dana hibah pada tahun anggaran ini. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan, baik di bidang keagamaan, sosial kemasyarakatan, pendidikan, maupun infrastruktur. Penyaluran dana hibah menjadi salah satu wujud nyata dukungan tersebut. Dana hibah yang diberikan merupakan dana publik yang bersumber dari uang rakyat. Setiap rupiah yang diterima adalah amanah yang wajib dikelola sesuai peruntukan serta dipertanggungjawabkan secara hukum dan administrasi. Jangan sampai niat baik untuk membangun masyarakat justru berujung permasalahan hukum di kemudian hari hanya karena kelalaian atau ketidakpahaman dalam tertib administrasi. Pengelolaan dana hibah harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 serta Peraturan Bupati HST Nomor 15 Tahun 2021. Pertama, dana hibah wajib digunakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Penerima diminta mempelajari tata cara pengadministrasian dan pertanggungjawaban dengan teliti agar tujuan bantuan tercapai sepenuhnya. Kedua, laporan pertanggungjawaban harus disusun rapi, jelas, dan diserahkan tepat waktu. Keterlambatan pelaporan akan menyulitkan proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. "Jika tidak tepat waktu, justru kami yang akan kesulitan saat diperiksa BPK. Oleh karena itu, kami mohon kerja sama yang sebaik-baiknya dari Bapak dan Ibu sekalian," ujar Gusti Rosyadi. Ketiga, penerima diharapkan terbuka dalam berkomunikasi dan berkoordinasi. Jika ada hal yang belum dipahami, segera tanyakan kepada Bagian Kesra agar tidak terjadi kesalahan pengelolaan. Penyelenggaraan sosialisasi ini menjadi panduan agar seluruh penerima memahami pedoman, mekanisme pertanggungjawaban, serta cara menyusun laporan penggunaan dana dengan benar. Gusti Rosyadi berharap dana hibah ini benar-benar membawa manfaat besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, sosialisasi pengelolaan dan pertanggungjawaban dana hibah TA 2026 secara resmi dinyatakan dibuka.

Barabai (KATAKUNCI) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak usia muda.

Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Darul Istiqamah, Barabai, pada Kamis (6/8/2026) pagi dengan tema “Gen Z Melek Politik”.

Kepala Badan Kesbangpol HST, M. Rusdiyanto, menjelaskan peserta yang hadir berjumlah 100 orang, merupakan perwakilan pelajar dari 21 satuan pendidikan tingkat SMA/SMK/MA dan mahasiswa dari 5 perguruan tinggi di daerah ini.

Generasi Z tumbuh di era digital dengan akses informasi yang sangat luas namun belum tentu akurat. Derasnya arus berita tidak selalu diimbangi kemampuan memilah informasi secara kritis.

Kondisi ini rawan dipengaruhi berita bohong, provokasi, serta perpecahan di media sosial yang dapat menurunkan antusiasme berpartisipasi dalam kehidupan bernegara.

Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman politik yang tepat agar Gen Z mampu menyikapi dinamika politik secara cerdas, aktif, dan bertanggung jawab.

Peserta diharapkan tidak hanya menerima ilmu di tempat, tetapi juga menyebarkan pemahaman tersebut kepada rekan sejawat, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis membangun dasar demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Bupati HST Samsul Rizal diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Syahrulli, secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta.

“Gen Z hidup di tengah kemajuan teknologi yang memudahkan akses informasi, namun tidak semua yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ucap Syahrulli.

Ia menegaskan melek politik bukan berarti harus menjadi politisi, melainkan memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara serta berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab.

Sebagai pemilih pemula, satu suara yang diberikan dengan kesadaran penuh memiliki nilai yang sama dengan suara siapa pun. Jangan memilih hanya karena ikut-ikutan, iming-iming sesaat, atau informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Periksalah kebenaran informasi, gunakan sumber yang kredibel, dan bangun diskusi yang sehat. Demokrasi yang berkualitas lahir dari pemilih yang berpikir kritis,” tegasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong kehidupan demokrasi yang sehat berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan literasi politik pemilih pemula sekaligus memperkuat fondasi demokrasi yang kokoh di Bumi Murakata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *