Barabai (KATAKUNCI) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak usia muda.
Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Darul Istiqamah, Barabai, pada Kamis (6/8/2026) pagi dengan tema “Gen Z Melek Politik”.
Kepala Badan Kesbangpol HST, M. Rusdiyanto, menjelaskan peserta yang hadir berjumlah 100 orang, merupakan perwakilan pelajar dari 21 satuan pendidikan tingkat SMA/SMK/MA dan mahasiswa dari 5 perguruan tinggi di daerah ini.
Generasi Z tumbuh di era digital dengan akses informasi yang sangat luas namun belum tentu akurat. Derasnya arus berita tidak selalu diimbangi kemampuan memilah informasi secara kritis.
Kondisi ini rawan dipengaruhi berita bohong, provokasi, serta perpecahan di media sosial yang dapat menurunkan antusiasme berpartisipasi dalam kehidupan bernegara.
Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman politik yang tepat agar Gen Z mampu menyikapi dinamika politik secara cerdas, aktif, dan bertanggung jawab.
Peserta diharapkan tidak hanya menerima ilmu di tempat, tetapi juga menyebarkan pemahaman tersebut kepada rekan sejawat, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis membangun dasar demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Bupati HST Samsul Rizal diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Syahrulli, secara resmi membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta.
“Gen Z hidup di tengah kemajuan teknologi yang memudahkan akses informasi, namun tidak semua yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ucap Syahrulli.
Ia menegaskan melek politik bukan berarti harus menjadi politisi, melainkan memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara serta berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Sebagai pemilih pemula, satu suara yang diberikan dengan kesadaran penuh memiliki nilai yang sama dengan suara siapa pun. Jangan memilih hanya karena ikut-ikutan, iming-iming sesaat, atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Periksalah kebenaran informasi, gunakan sumber yang kredibel, dan bangun diskusi yang sehat. Demokrasi yang berkualitas lahir dari pemilih yang berpikir kritis,” tegasnya.
Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong kehidupan demokrasi yang sehat berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.
Kegiatan ini diharapkan meningkatkan literasi politik pemilih pemula sekaligus memperkuat fondasi demokrasi yang kokoh di Bumi Murakata.











