Barabai (KATAKUNCI) – Panjalu United memastikan langkah ke partai final Bupati HST Cup 2026 setelah menyingkirkan Mahbara X MMC Agro Gurun Putra melalui drama adu penalti yang berlangsung menegangkan.
Laga semifinal pertama digelar pada Kamis (9/7/2026) di Stadion Murakata Barabai. Ribuan suporter dari kedua tim memadati stadion untuk memberikan dukungan sepanjang pertandingan yang berlangsung sengit.
Mahbara X MMC Agro Gurun Putra yang mewakili Kecamatan Pandawan langsung tampil menekan sejak menit awal. Sementara Panjalu United asal Kecamatan Barabai memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28. Wahyu Ripandi melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Panjalu United sehingga membawa Mahbara X MMC Agro Gurun Putra unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Panjalu United meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka baru membuahkan hasil pada menit ke-79 ketika Ferdiansyah melepaskan tendangan keras yang bersarang di gawang lawan dan mengubah skor menjadi 1-1.
Pertandingan yang menggunakan durasi 2×40 menit itu berakhir imbang sehingga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu selama 2×5 menit. Meski kedua tim terus berusaha mencetak gol kemenangan, tidak ada peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Laga pun ditentukan melalui adu penalti. Mahbara X MMC Agro Gurun Putra hanya mampu mencetak empat gol dari enam penendang. Habibi dan Muhammad Faturrahman gagal menjalankan tugasnya, sedangkan Muhammad Daffa Dirna Nesta, Ical, Abdul Rohim, dan Andre Dio Milandar sukses menaklukkan kiper lawan.
Di kubu Panjalu United, lima dari enam eksekutor berhasil menjalankan tugas dengan baik. Abdul Rahman, Beni Oktovianto, Ferdiansyah, Muhammad Ilham, dan Angga Wahid mencetak gol, sementara Bryan Caesar menjadi satu-satunya penendang yang gagal. Panjalu United pun menang adu penalti 5-4 dan memastikan kemenangan agregat 6-5.
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Pada babak pertama, Muhammad Daffa Dirna Nesta dari Mahbara X MMC Agro Gurun Putra dan Gufran dari Panjalu United sama-sama menerima kartu kuning setelah terlibat cekcok di tengah lapangan.
Memasuki babak kedua, wasit Nugroho Suprianto yang merupakan wasit Liga 1 Indonesia kembali mengeluarkan kartu kuning kepada Angga Wahid pada menit ke-42 dan Muhammad Yuda Asri pada menit ke-70 akibat pelanggaran keras. Di babak tambahan waktu, dua pemain Panjalu United, Bintang Surya Pratama dan Muhammad Adam, juga diganjar kartu kuning.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Panjalu United. Tim yang semula hanya menargetkan lolos hingga babak 16 besar kini justru berhasil melangkah ke partai puncak setelah menyingkirkan salah satu tim kuat turnamen.
Manajer Panjalu United, Salpia Riduan, mengaku pertandingan berlangsung sesuai perkiraan timnya. “Kami memang memprediksi pertandingan akan berjalan ketat hingga adu penalti. Alhamdulillah kami bisa melewatinya dan sekarang fokus menghadapi final,” ujarnya.
Pencetak gol penyama kedudukan, Ferdiansyah, menyebut kemenangan tersebut menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh pemain. “Sekarang kami sudah sampai final, tentu target kami harus menjadi juara. Waktu istirahat akan kami manfaatkan untuk pemulihan agar tampil maksimal,” katanya.
Hasil ini mengantar Panjalu United melaju ke final Bupati HST Cup 2026. Mereka kini tinggal menunggu pemenang semifinal kedua yang mempertemukan Persada Anduhum FC A menghadapi Bhaskara X Arvhuz FC untuk memperebutkan gelar juara turnamen sepak bola paling bergengsi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.











