Barabai (KATAKUNCI) – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Hulu Sungai Tengah resmi dilantik dan dikukuhkan, membawa semangat baru untuk mengembangkan budaya baca dan kaji Al-Qur’an yang adaptif, berprestasi dan selaras dengan kemajuan zaman.
Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati HST pada Rabu (20/5/2026) malam, dengan mengusung tema “LPTQ Menyala: Kuatkan Syiar Al-Qur’an di Era Digital untuk Generasi Berakhlak dan Berprestasi”.
Susunan pengurus ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/170/Kum/2026 tertanggal 4 Mei 2026, sebagai landasan hukum pelaksanaan tugas selama lima tahun ke depan hingga tahun 2031.
Kepengurusan dipimpin H. Gusti Rosyadi Elmi, Lc selaku Ketua Umum, didampingi sejumlah ketua bidang, sekretaris, dan bendahara, serta diisi para ahli dan praktisi di bidang pendidikan dan keagamaan.
Lembaga ini juga didukung tim penasihat yang terdiri dari unsur pimpinan daerah, instansi vertikal, tokoh hukum, hingga Ketua MUI HST, menjamin sinergi dan arah kebijakan yang selaras dengan visi daerah.
Dalam struktur organisasi dibagi lima bidang utama, yaitu Pembinaan & Pelatihan, Perhakiman, Kehumasan, Usaha & Dana, serta Penelitian dan Pengembangan, masing-masing memiliki tugas khusus demi efektivitas kerja.
Tugas pokok meliputi penyusunan program kerja, koordinasi kebijakan, penyelenggaraan MTQ tahunan, pembinaan qari, hafiz, mufasir, serta peningkatan peran lembaga guna mewujudkan masyarakat religius dan bermartabat.
Segala kegiatan dan operasional lembaga dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dengan acuan aturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri yang berlaku secara nasional.
Bupati HST, Samsul Rizal, secara resmi mengukuhkan para pengurus dan berharap LPTQ mampu menjadi garda terdepan pembinaan tilawatil Qur’an, tidak hanya di tingkat kabupaten, namun juga mampu bersaing di kancah nasional.
“Pendidikan Al-Qur’an adalah fondasi karakter. Kami harap pengurus jalankan amanah ini dengan dedikasi tinggi, serta hadirkan program inovatif yang mudah diterima generasi muda,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Pemerintah mendorong kegiatan kreatif seperti pelatihan, lomba, hingga kajian yang dikemas menarik dan kekinian, agar nilai-nilai Al-Qur’an semakin melekat dan teramalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi antar lembaga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. LPTQ diminta terus mengevaluasi kinerja agar setiap kegiatan makin bermanfaat, relevan, dan berdaya guna bagi umat.
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh pengurus senantiasa diberi kemudahan serta kekuatan, menjadikan syiar Al-Qur’an di Bumi Murakata semakin menyala dan membawa berkah bagi semua.











