BeritaHULU SUNGAI TENGAH

GEMARIKAN HST Sasar Anak Sejak Dini, Cegah Stunting Lewat Konsumsi Ikan

Avatar
×

GEMARIKAN HST Sasar Anak Sejak Dini, Cegah Stunting Lewat Konsumsi Ikan

Sebarkan artikel ini
Bupati HST, Samsul Rizal saat memberikan sambutan dan arahan pada kegiatan Gemarikan, di Barabai. KATAKUNCI / Humas Bupati HST

Barabai (KATAKUNCI) – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggalakkan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN) melalui edukasi kreatif untuk membiasakan anak mengonsumsi ikan sejak dini sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi dan mencegah stunting.

Kampanye tersebut digelar melalui kegiatan storytelling dalam rangka memeriahkan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten HST Tahun 2026 di Balai Rakyat HST, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini diikuti siswa-siswi sekolah dasar (SD) dan madrasah di Kabupaten HST.

Ketua TP PKK HST, Deni Era Samsul Rizal, bersama Ketua KNPI HST, Nadea Rizky Ananda, membawakan cerita edukatif untuk mengenalkan manfaat ikan kepada anak-anak dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

Metode bercerita dipilih agar pesan tentang pentingnya makanan bergizi dapat diterima anak secara menyenangkan. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak memahami bahwa kebiasaan makan sehat perlu dibangun sejak usia dini.

Kampanye GEMARIKAN tidak hanya mendorong peningkatan konsumsi ikan, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

Ikan menjadi salah satu sumber protein yang dapat mendukung pertumbuhan serta perkembangan tubuh.

Bupati HST, Samsul Rizal, menegaskan bahwa GEMARIKAN merupakan bagian dari upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus menyiapkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.

“Membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pemenuhan gizi dan mencegah stunting,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan kebiasaan makan sehat tidak bisa hanya mengandalkan kegiatan sosialisasi, tetapi harus diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga dan sekolah.

Orang tua memiliki peran penting dalam menyediakan makanan bergizi serta mengenalkan beragam bahan pangan kepada anak. Sementara itu, sekolah dapat memperkuat edukasi tentang pola makan sehat agar pemahaman tersebut berkembang menjadi kebiasaan.

Bupati juga mengajak tenaga kesehatan, lingkungan pendidikan, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemenuhan gizi anak.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar edukasi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam praktik sehari-hari.

“Saya mengajak kita semua untuk terus menanamkan kebiasaan makan makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari kepada anak-anak kita,” katanya.

Ia berharap kesadaran mengenai pentingnya asupan bergizi semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keluarga dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Pembiasaan mengonsumsi ikan juga diharapkan menjadi bagian dari pola makan keluarga. Dengan mengenalkan ikan sejak dini melalui cara yang menarik, anak-anak diharapkan lebih terbuka untuk mengonsumsi makanan bergizi secara teratur.

Upaya tersebut sejalan dengan pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang memadai, pengasuhan yang baik, serta penerapan pola hidup sehat.

Kebiasaan tersebut perlu didukung secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui kampanye GEMARIKAN pada peringatan HKG PKK ke-54 ini, Pemkab HST berharap kesadaran masyarakat terhadap konsumsi ikan semakin meningkat.

Langkah tersebut diharapkan turut mendukung lahirnya generasi HST yang sehat, cerdas, dan berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *