BeritaHULU SUNGAI TENGAH

Instruksi Bupati HST, Jalan Pasar 3 Ditinggikan untuk Antisipasi Banjir

Avatar
×

Instruksi Bupati HST, Jalan Pasar 3 Ditinggikan untuk Antisipasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Pekerja rapikan coran peninggian jalan pasar 3 Barabai. KATAKUNCI / Muhammad Ramli

Barabai (KATAKUNCI) – Instruksi Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal mendorong peninggian kawasan Pasar 3 sebagai langkah mitigasi banjir sekaligus menjaga aktivitas perdagangan tetap berjalan saat musim hujan.

Kepala Dinas Perhubungan HST Azmi Hamidi melalui Sekretaris Dinas Perhubungan M. Affauw Al Bagaq mengungkapkan hal tersebut pada Kamis (8/10/2026), saat menjelaskan progres proyek peninggian ruas jalan dan kawasan parkir Pasar 3.

Menurut Affauw, kebijakan tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Bupati HST untuk melakukan revitalisasi kawasan yang selama ini rawan terdampak genangan. Kondisi geografis yang relatif rendah membuat kawasan pasar kerap mengalami banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Peninggian dilakukan tidak hanya pada area parkir, tetapi juga badan jalan secara menyeluruh. Struktur jalan menggunakan beton, sedangkan sejumlah bagian parkir menggunakan paving agar kawasan dapat berfungsi lebih baik setelah pekerjaan selesai.

“Ini merupakan visi-misi beliau untuk mitigasi. Kawasan ini diharapkan tetap menjadi penunjang aktivitas pasar pada musim penghujan, sehingga kegiatan masyarakat dan perekonomian tetap berjalan,” kata Affauw.

Ketinggian ruas jalan dan kawasan pendukung tersebut diperkirakan mencapai 30 hingga 45 sentimeter dari permukaan sebelumnya. Penyesuaian elevasi dilakukan berdasarkan kondisi kontur jalan yang memiliki sejumlah bagian cekung.

Segmen Pasar 3 menjadi prioritas karena merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan kawasan perdagangan dengan sejumlah akses menuju Pasar 2 dan kawasan Pujasera. Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.

Ruas yang ditingkatkan membentuk jalur simpang empat dengan akses menuju sejumlah kawasan di sekitar Pasar 3. Pekerjaan diarahkan hingga batas Pasar 2 pada segmen yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Pemerintah juga tetap mempertahankan fungsi drainase yang sudah ada. Pada titik tertentu akan dipasang grill dan saluran drainase sehingga peninggian permukaan jalan tidak menghilangkan jalur pembuangan air.

Langkah tersebut menjadi penting agar penanganan banjir tidak hanya mengandalkan peninggian permukaan jalan. Sistem drainase tetap dipertahankan untuk mendukung pengaliran air ketika hujan turun.

Pekerjaan dengan nilai anggaran Rp1.776.513.760,62 itu dilaksanakan pihak ketiga melalui proses tender. Masa pelaksanaan berlangsung selama empat bulan, terhitung sejak 18 Agustus hingga 15 Desember 2026.

Selama pengerjaan, pemerintah juga berkoordinasi dengan pengelola pasar terkait aktivitas pedagang, termasuk pedagang malam. Penyesuaian dilakukan agar kegiatan perdagangan tetap dapat berlangsung di tengah proses pembangunan.

Penataan Pasar 3 juga diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain mengurangi gangguan aktivitas akibat genangan, kawasan yang lebih tinggi diharapkan membuat akses parkir dan mobilitas warga menjadi lebih mudah saat musim penghujan.

“Harapannya dampaknya positif. Masyarakat tetap bisa parkir dan beraktivitas ketika musim hujan, kemudian penanganan dapat dilanjutkan secara bertahap ke kawasan Pasar 2 apabila mendapat dukungan anggaran,” ujarnya.

Peninggian Pasar 3 menjadi salah satu bentuk implementasi arahan Bupati HST dalam memperkuat mitigasi banjir di kawasan aktivitas masyarakat.

Pemerintah daerah berharap penataan dapat berlanjut secara bertahap sehingga konektivitas kawasan pasar semakin baik dan kegiatan ekonomi tidak mudah terganggu ketika musim hujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *