Barabai (KATAKUNCI) – Nasib 36 jemaah umrah asal HST yang sempat terlantar di Arab Saudi tanpa kepastian pulang akhirnya terang, seluruh biaya pemulangan ditanggung anggota DPR RI.
Jemaah dijadwalkan berangkat meninggalkan Tanah Haram pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 23.00 waktu Arab Saudi, menuju Jakarta lalu lanjut ke Banjarmasin.
Pemulangan ini sepenuhnya ditanggung oleh Anggota Komisi I DPR RI, Bambang Heri Purnama, dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan I. Mustadillah, selaku perwakilan jemaah, menyampaikan kabar tersebut pada Rabu pagi.
Ia menegaskan bahwa tiket penerbangan telah dipastikan tersedia untuk seluruh rombongan hingga sampai di kota asal.
“Tiket dibelikan semua oleh Pak Bambang sampai ke Banjarmasin sekaligus muatan bagasinya sudah dikondisikan oleh beliau: Madinah–Jakarta dengan Saudia Airlines, lalu Jakarta–Banjarmasin dengan Super Air Jet,” ungkapnya.
Kepulangan akan dilakukan secara serentak dalam satu rombongan utuh. Dari total awal 38 orang, dua orang telah pulang lebih dulu dengan biaya sendiri sehingga tersisa 36 jemaah yang kini akan dipulangkan bersama.
Jadwal penerbangan telah dipastikan rinci. Rute Madinah–Jakarta menggunakan pesawat Boeing 777-368 milik Saudia Airlines nomor penerbangan SV820.
Pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 23.55 waktu setempat dan mendarat di Jakarta pukul 13.55 WIB pada Kamis (6/8/2026).
Dari Jakarta, rombongan lanjut terbang ke Banjarmasin menggunakan pesawat Airbus 320 milik Super Air Jet nomor penerbangan IU638.
Penerbangan kedua dijadwalkan berangkat pukul 18.15 WIB dan tiba di Banjarmasin pukul 21.05 WITA pada Kamis malam yang sama.
Kabar ini menjadi kelanjutan berita sebelumnya terkait terlantarnya puluhan jemaah Syakira Tour di Jeddah yang sempat tidak memiliki kepastian waktu pulang.
Keterlibatan anggota DPR ini menjadi penentu solusi cepat setelah upaya koordinasi dengan KJRI Jeddah dan Kementerian Agama mulai berjalan beberapa hari terakhir.
Para jemaah menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian dan tindak lanjut nyata yang diberikan tanpa membebani biaya kepada mereka.
Seluruh rencana perjalanan telah disusun matang sehingga jemaah diharapkan segera berkumpul kembali bersama keluarga di kampung halaman pada Kamis malam.











