Barabai, ( KATAKUNCI ) – Persiapan untuk final Ramadhan CUP Season VI tahun 2026 telah disiapkan secara maksimal, mulai dari keamanan, fasilitas, hingga aturan pertandingan yang jelas untuk memastikan acara berjalan lancar dan menyenangkan.
Kegiatan persiapan dan pengumuman detail acara dilakukan pada Minggu (15/3/2026) malam, menjelang pertandingan final yang akan digelar di Gedung Olahraga Murakata, Komplek Stadion Mandingin Barabai. Panitia telah menyusun berbagai langkah antisipatif untuk menangani segala kemungkinan yang terjadi selama pertandingan berlangsung.
Ketua Pelaksana Yajid Fahmi menyampaikan bahwa keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas utama. “Panitia melibatkan tiga unsur keamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Selain itu, rekan-rekan dari Dinas Perhubungan akan membantu merapikan jalur, terutama di area parkir,” ujarnya.
Kapasitas gedung ditetapkan maksimal 2.000 orang. Jika jumlah penonton melebihi batas tersebut, pintu masuk akan segera ditutup untuk menjaga kenyamanan dan keamanan. Dengan jumlah penduduk Kabupaten Hulu Sungai Tengah sekitar 275.000 jiwa, kehadiran sebanyak itu dianggap sebagai bukti antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap olahraga futsal.
Fasilitas umum telah disiapkan dengan baik untuk mendukung kenyamanan penonton. Terdapat empat unit toilet yang terletak di sisi kiri dan kanan gedung, serta pasokan air yang cukup telah diantisipasi sebelum acara dimulai.
Kendala teknis sempat muncul pada saat pembukaan ajang akibat gedung yang masih baru, terutama terkait penerangan dan pasokan listrik. Namun, panitia telah melakukan perbaikan menyeluruh dan menjamin bahwa masalah serupa tidak akan terulang di final besok.
Sebagai apresiasi kepada penonton, panitia menyediakan dua unit kendaraan listrik sebagai door prize. Hadiah tersebut akan diberikan secara acak selama jeda pertandingan atau setelah acara ditutup resmi.
Aturan pertandingan telah ditetapkan dengan jelas untuk memastikan kesetaraan dan kelancaran laga. Pertandingan akan berlangsung selama dua babak masing-masing 20 menit kotor, tanpa jeda tambahan kecuali untuk situasi darurat seperti cedera pemain.
Jika skor masih imbang setelah babak reguler, pertandingan akan dilanjutkan dengan dua babak perpanjangan waktu masing-masing 5 menit kotor. Selama babak ini, aturan permainan tetap berlaku tanpa perubahan signifikan pada strategi yang diizinkan.
Babak adu penalti akan dilaksanakan jika hasil masih sama setelah perpanjangan waktu. “Akan dilakukan babak adu penalti dengan tiga penendang pertama. Apabila tiga penendang pertama belum menghasilkan selisih gol, maka akan ditambah satu penendang secara terus-menerus sampai ada selisih (tidak menggunakan sistem sudden death agar lebih adil),” jelas perwakilan wasit.
Panitia juga mengimbau seluruh penonton untuk datang lebih awal agar bisa mendapatkan tempat duduk yang nyaman. Petunjuk arah parkir dan jalur masuk telah dipasang di berbagai titik strategis untuk memudahkan akses menuju lokasi acara.











