Barabai (KATAKUNCI) – Polres Hulu Sungai Tengah menggelar Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan ini resmi dibuka pada Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di GOR Bulutangkis Bintara Barabai. Turnamen ini terbuka untuk peserta tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah maupun se-Provinsi Kalimantan Selatan.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta pembinaan prestasi olahraga. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, tercermin dari jumlah pendaftar yang terus bertambah hingga hari pelaksanaan.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 54 pasangan mendaftar untuk kategori kabupaten dan 49 pasangan untuk kategori provinsi. Pendaftaran masih dibuka secara luas hingga tanggal 20 Juni 2026 bagi yang ingin berpartisipasi.
Ketua PBSI Kabupaten HST, Yuandani Harizki, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres HST. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum tepat untuk menggali potensi atlet muda yang berprestasi.
Sebelum pertandingan resmi dimulai, suasana semakin memanas dengan digelarnya pertandingan ekshibisi yang meriah. Pertandingan ini mempertemukan pasangan Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon dengan Ketua KONI Cabang HST Yazid Fahmi melawan Kasi Propam AKP Ajidannor dan Xavier, putra Kapolres HST.
Duel berlangsung sangat seru dan penuh sportivitas. Pada gim pertama, pasangan Kapolres dan Ketua KONI berhasil unggul dengan skor 21-16. Namun, pasangan lawan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan di gim kedua dengan skor 21-15, sehingga pertandingan berakhir imbang.
Pertandingan persahabatan tersebut disaksikan dengan antusias oleh para penonton yang hadir. Suasana menjadi semakin akrab dan menunjukkan kebersamaan antara institusi kepolisian dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menegaskan bahwa turnamen ini merupakan wujud nyata kedekatan Polri dengan rakyat. Melalui olahraga, diharapkan tercipta hubungan yang lebih harmonis dan humanis.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta mempererat tali silaturahmi antar atlet, komunitas bulutangkis, dan masyarakat,” ujarnya.
Kapolres juga berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan untuk mencari bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah. Ia mengajak seluruh peserta untuk bermain dengan fair play dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan atlet-atlet berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Acara pembukaan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Diharapkan Turnamen Bulutangkis Bhayangkara Menyala 2026 memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia olahraga di Kalimantan Selatan dengan semangat Olahraga Yes Narkoba No.











