BALANGAN

Bawa Nama Balangan ke Kancah Nasional, 3 Dosen Univsm Jadi Pemateri Webinar Riset

Avatar
×

Bawa Nama Balangan ke Kancah Nasional, 3 Dosen Univsm Jadi Pemateri Webinar Riset

Sebarkan artikel ini

Paringin (KATAKUNCI) – Universitas Sapta Mandiri (Univsm), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga dosen terbaiknya dipercaya menjadi pemateri dalam Webinar Nasional bertajuk “Masterclass Riset: Integrasi Metode Kuantitatif dan Kualitatif (Dari Landasan Teori hingga Implementasi)” yang digelar secara daring pada Minggu (21/6/2026).

Kepercayaan yang diberikan kepada tiga akademisi Univsm tersebut menjadi bukti nyata bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Balangan, mampu bersaing kuat dan mendapat pengakuan secara luas di tingkat nasional.

Webinar ilmiah berskala besar ini menghadirkan 11 narasumber kompeten dari berbagai perguruan tinggi dan institusi ternama di Indonesia.

Capaian ini menegaskan eksistensi nyata kampus yang berpusat di Bumi Sanggam tersebut dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan metodologi penelitian.

Ketiga dosen Univsm yang tampil sebagai pemateri, membawa topik-topik krusial yang esensial dalam dunia riset ilmiah itu yang pertama adalah Babe Tokan, selaku dosen Program Studi S1 Ilmu Hukum Univsm, membawakan materi tentang “Teknik Rumusan Masalah Metodologis”.

Ia mengulas bagaimana peneliti menyusun rumusan masalah yang sistematis, fokus, dan memiliki keterkaitan kuat dengan tujuan penelitian.

Selanjutnya, Muhammad Ihsan, dosen Program Studi S1 PGSD FKIP Univsm, menyampaikan materi “Analisis Data Kualitatif”.

Dalam sesi tersebut, ia membahas tahapan pengolahan data penelitian kualitatif, mulai dari proses pengkodean data, penyusunan kategori, hingga pemanfaatan teknologi pendukung analisis.

Sementara itu, Dewi Fortuna Septiantika, Kepala UPT Konseling Univsm, membawakan materi “Penjaminan Keabsahan Data dan Triangulasi”.

Ia menekankan pentingnya memastikan validitas data agar hasil penelitian memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Rektor Univsm, Abdul Hamid, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, kepercayaan menjadi pemateri nasional merupakan hasil dari upaya kampus dalam meningkatkan kompetensi dosen, memperkuat budaya riset, serta mendorong kontribusi akademisi dalam berbagi ilmu secara lebih luas.

“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas, menghasilkan karya ilmiah berkualitas, dan memperluas kontribusi keilmuan hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Webinar yang berlangsung selama empat jam tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari mahasiswa, dosen, peneliti hingga praktisi.

Dengan prestasi tersebut, Universitas Sapta Mandiri semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi daerah yang terus berkembang dan mampu melahirkan akademisi kompeten dengan daya saing nasional. (arl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *